RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) terus memastikan program dan proyek strategis berjalan lancar dengan dukungan dari institusi penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Upaya ini ditandai dengan kunjungan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati ke Kantor KPK Jakarta didampingi Direktur Penunjang Bisnis M. Haryo Yunianto, CEO Commercial & Trading Subholding Mas'ud Khamid dan CEO Upstream Subholding Budiman Parhusip.

Kunjungan diterima langsung oleh Ketua KPK Firli Bahuri beserta jajaran pejabat KPK. Antara lain Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dan Deputi Bidang Pencegahan Pahala Nainggolan.

Berita Terkait : Kampuspreuneur, Kiat Pertamina Bangkitkan Semangat Mahasiswa Riau Kembangkan UMKM

"Kami telah memaparkan seluruh isu strategis yang dihadapi Pertamina, program strategis dan solusinya serta dukungan yang kami perlukan dari KPK. Agar seluruh program-program strategis ini dapat kami jalankan dengan baik. Sesuai target yang telah dicanangkan pemerintah," kata Nicke di Gedung KPK, Jl. HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (2/10).

Ada beberapa hal yang telah disampaikan kepada KPK terkait penugasan dan tanggung jawab Pertamina, sebagai BUMN. Sekaligus sebagai perusahaan migas nasional, yang bertanggung jawab dalam penyediaan energi di Indonesia.

"Kami menyampaikan isu strategis di bidang hulu migas, dan upaya strategis dan berkelanjutan yang dilakukan Pertamina untuk meningkatkan cadangan atau produksi migas," imbuhnya.

Baca Juga : Hanya Orang Gila Yang Tak Percaya Corona Ada

Hal lain yang disampaikan pada kesempatan tersebut adalah proyek kilang Pertamina, yang saat ini sedang dalam progress pembangunan untuk menambah kapasitas kilang. Agar kebutuhan dalam negeri dapat dipenuhi.

Nicke juga menyampaikan upaya Pertamina menyiapkan energi baru dan terbarukan untuk menggantikan fossil fuel, termasuk menjalankan program Biodisel, yakni B30 hingga B100.

"Ini sangat strategis, karena Indonesia memiliki sumber sawit melimpah. Sehingga, kita harus gunakan dan menjadi salah satu sumber energi andalan bagi Indonesia. Kami pun dapat meningkatkan ketahanan energy supply dari Biodiesel secara berkelanjutan dan ekonomis,"ujarnya.
 Selanjutnya