RMco.id  Rakyat Merdeka - Langkah Presiden Jokowi menambah dua Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju yang membantu Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Koperasi & UKM dinilai langkah tepat dan cerdas.

Politisi Golkar Muslim Jaya ButarButar menilai, hal itu sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 tahun 2020 tentang Kementerian Tenaga Kerja dan Perpres Nomor 96 Tahun 2020 tentang Kementerian Koperasi & UKM.

“Apalagi RUU Cipta kerja yang akan menjadi Undang-Undang sangat krusial disektor Tenaga Kerja dan Sektor Koperasi & UKM,” tambah Muslim jaya ButarButar, kepada wartawan menanggapi penambahan dua wakil menteri di kabinet Jokowi, Senin (5/10/2020).

Seperti diketahui, Sektor Koperasi & UKM menjadi soko guru dalam perekonomian Indonesia. Dalam RUU Cipta Kerja, banyak kemudahan yang diperoleh misalnya koperasi primer tidak memerlukan pendirian 20 orang tapi cukup 3 orang saja, menghapuskan kriteria UMKM yang berbeda-beda di berbagai Undang-undang.

Selain itu, Koperasi boleh usaha ekonomi Syariah dan sertifikasi halal dengan biaya ditanggung pemerintah, fasilitas dan intensif fiscal.

Baca Juga : Hujan Deras Semalam, 56 RT di Jakarta Terendam Banjir

Rapat anggota tahunan bisa sistem perwakilan dan kemudahan pembentukan PT.Perseorangan.

“Pertumbuhan koperasi dan UKM pasca penetapan RUU Ciptaker menjadi Undang-undang Cipta Kerja akan bertumbuh pesat dan kedepan Koperasi & UKM benar-benar menjadi soko guru perekonomian Indonesia,” kata Muslim.

Menurutnya, Presiden Jokowi cukup jeli melihat peluang ini sehingga perlu menambah pos Wakil Menteri Koperasi & UKM RI guna membantu Menteri Koperasi & UKM Teten Masduki dalam mengembangkan dan mengawal koperasi di Indonesia.

Untuk posisi tersebut, Muslim mengusulkan agar Presiden Jokowi mempercayakan Pos Wakil Menteri Koperasi Kepada politisi kawakan Partai Golkar Nurdin Halid.

“Beliau (Nurdin Halid) sangat tepat untuk membantu Menteri Koperasi & UKM RI Teten Masduki yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia,” usul Muslim.

Baca Juga : Gus Jazil Wanti-Wanti  Jangan Salah Pilih Pemimpin

Menurutnya, Nurdin Halid adalah dedengkot pengembangan koperasi di Indonesia yang sudah 34 tahun berkecimpung dalam mengembangkan koperasi di tanah air.

Untuk itu kata dia, Kementerian Koperasi & UKM RI memerlukan sosok Nurdin Halid yang memahami karakter dan anatomi Koperasi & UKM di Indonesia.

Muslim juga mengutip pernyataan Mantan Menko Perekonomian Darmin Nasution yang juga Mantan Gubernur Bank Indonesia di acara Hari Koperasi Nasional ke 70, yang menyebut Nurdin Halid mempunyai leadership yang kuat dalam membangun Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN ).

Di acara yang sama, Presiden Asean Co-Operative (ACO) Dato Abdul Fatah juga menyebut Nurdin Halid piawai dalam mengembangkan Koperasi di Indonesia.

“Tentu pencapaian ini tidak mudah karena beliau sudah khatam dan berkecimpung dalam dunia koperasi selama 34 tahun,” kata Muslim.

Baca Juga : Mau Perpanjang SIM di Jakarta? Datang Saja Ke 5 Tempat Ini

Muslim menilai, Sosok Nurdin Halid layak dan pantas mendampingi Teten Masduki untuk pengembangan koperasi & UKM di Indonesia.

Apalagi kran dalam RUU Cipta Kerja membawa angin segar dalam pengembangan koperasi & UKM.

“Jadi dibutuhkan calon wamen sosok pekerja keras, paham anatomi koperasi & UKM, punya visi & misi yang kreatif dan visioner serta mampu mengimplementasikan pengembangan koperasi & UKM di Indonesia dengan baik,” tutup politisi Golkar yang juga Advokat ini. [JAR]