RMco.id  Rakyat Merdeka - Perusahaan Asing Ikut Kepincut Kembangkan Bandara Internasional Lombok PT Angkasa Pura I (Persero) sudah mulai menjalankan proses seleksi mitra strategis pengelolaan dan pengembangan Bandara Internasional Lombok.

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengungkapkan ada sebanyak 26 perusahaan mengikuti tahapan proses aanwijzing seleksi. Dia mengapresiasi tingginya minat para pelaku usaha.

Berita Terkait : Angkasa Pura l Izin Buka Jalur Khusus Turis Korea

Peserta perusahaan yang berminat tidak hanya dari Indonesia tapi juga perusahaan asing. Disebutkan, 26 calon mitra strategis itu berasal dari pengelola bandara terbaik di dunia dan perusahaan infrastruktur terbaik di Indonesia.

"Semua memiliki komitmen bersama mengembangkan Bandara Internasional Lombok," ujar Faik dalam keterangan persnya, Senin (5/10).

Berita Terkait : Progress Pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Capai 55,17 Persen

26 perusahaan yang telah lolos proses prakualifikasi dan mengikuti tahapan proses aanwijzing yaitu: Royal Schiphol, Incheon Airport, Changi Airport, GMR Airport, dan Munich Airport.

Ada juga Vinci Airport, Fraport, Egis International, Titan Global Group, China Construction, Bechtel Enterprise, Scott Brownrigg, Lotte E&C, CU Phosco, Serco, Itochu Corporation, dan Malaysia Airport BHD.

Berita Terkait : Luncurkan Program Batara Spekta, BTN Incar Dana Murah Rp 3,7 T

Tidak hanya itu ada juga yang berasal dari Irlandia DAA International. Serta perusahaan asing lainnya hingga perusahaan nasional yakni 'AENA Internacional, AERTEC Solutions, ADP International, Toyota Tsusho, Mitsubishi, ASTRA Infra, Adhi Karya, dan Waskita Karya.

Angkasa Pura I membuka seleksi mitra strategis pengembangan dan pengelolaan Bandara Internasional Lombok yang melingkupi penyediaan dan pengoperasian dengan bentuk D-B-F-O-T (Design-Build- Finance-Operate-Transfer) dengan estimasi jangka waktu 30 tahun.
 Selanjutnya