RMco.id  Rakyat Merdeka - Hingga September 2020, PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) mencatat jumlah number of account (NoA) Tabungan Mabrur sebesar lebih dari 2 ribu. Adapun jumlah antrian nasabah calon jamaah haji di Mandiri Syariah mencapai 1,5jt nasabah.

Financing and Hajj Group Head Mandiri Syariah Vita Andrianty mengatakan, untuk mengantisipasi panjangnya antrean haji, Mandiri Syariah menyediakan Tabungan Mabrur Junior yang bisa dimiliki sejak usia anak 0 tahun. Dan akan bisa terdaftar di Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) pada usia anak mencapai 12 tahun.

Berita Terkait : Nasabah UMKM Mandiri Syariah Optimistis Bertahan Di Tengah Pandemi

Untuk kemudahan dan kenyamanan nasabah, Mandiri Syariah konsisten melakukan inovasi digital diantaranya layanan buka rekening online. Termasuk membuka Tabungan Mabrur dari handphone.

"Hanya dengan mengakses telepon genggam, nasabah dapat membuka tabungan Mabrur secara mudah, cepat, nyaman, di mana saja dan kapan saja," ujarnya dalam keterangannya, Minggu (11/10).

Berita Terkait : Fitur E-Mas Mandiri Syariah Raup Transaksi Rp 5,14 Miliar

Selain bebas biaya administrasi bulanan dan bagi hasil yang kompetitif, sistem Mandiri Syariah langsung tersambung dengan SISKOHAT Kementerian Agama RI, sehingga nasabah bisa mendapatkan porsi haji secara lebih pasti melalui Mandiri Syariah.

Direktur Distribusi & Sales Mandiri Syariah Anton Sukarna menambahkan, dalam rangka menyambut tahun baru hijriyah 1442, Mandiri Syariah menyelenggarakan Webinar Series Haji bagi nasabah calon jamaah haji Mandiri Syariah.

Baca Juga : Kemendagri Bakal Ganti Dokumen Kependudukan Warga Terdampak Bencana

Webinar yang diselenggarakan dua minggu sekali setiap Jum’at selama September-Desember 2020 ini mengangkat tema-tema pemaknaan ibadah haji oleh berbagai narasumber.
 Selanjutnya