RMco.id  Rakyat Merdeka - Di era keterbukaan informasi dan teknologi seperti saat ini, menjadi kewajiban bagi semua industri tak terkecuali perbankan untuk terus beradaptasi. 

Salah satu perbankan yang cukup terdepan dalam adaptasi teknologi misalnya dilakukan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Berita Terkait : Genjot Bisnis Konsumer Di Tengah Pandemi, BNI Andalkan Kekuatan Digitalisasi

Direktur Information Technology Bank Mandiri Rico Usthavia Frans, mengatakan di saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, penggunaan layanan digital perusahaannya memang naik signifikan. Bahkan 97 persen transaksi nasabah dilakukan secara digital, lewat layanan e-channel seperti mobile banking.

Sekarang ini arah pengembangan perbankan digital di Bank Mandiri menuju konsep open digital. "Beberapa waktu lalu kami telah meluncurkannya, yakni kelengkapan fitur di aplikasi mobile banking Mandiri yaitu Mobile Banking," jelasnya Selasa (12/10).

Baca Juga : Guardiola Nggak Terima Sepakbola Dianggap Biang Penyebaran Corona

Pihaknya juga memanfaatkan Mandiri Application Programming Interface (API) sebagai wadah pengembangan perbankan digital untuk membangun kolaborasi dengan pihak ketiga.

Melalui Mandiri API, para mitra bisnis dapat dengan mudah mengakses informasi serta mengintegrasikan layanan dan produk perbankan yang dimiliki oleh Bank Mandiri pada platform digital milik mitra.
 Selanjutnya