RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Angkasa Pura II (Persero) meluncurkan dua konsep manajemen keamanan di sektor kebandarudaraan nasional. Tujuannya untuk menjamin kesehatan dan pencegahan infeksi Covid-19 pada penumpang maupun pekerja maskapai dan bandara.

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, dua konsep manajemen tersebut yaitu biosecurity management dan biosafety management.

Menurutnya, konsep ini sekaligus langkah nyata Angkasa Pura ll menciptakan atmosfer yang dapat menjaga kepercayaan publik terhadap sektor penerbangan. "Ini juga merupakan upaya PT Angkasa Pura II agar penerbangan tetap optimal berkontribusi dalam mendukung aktivitas masyarakat serta mendukung perekonomian," katanya dalam keterangan resminya, Sabtu (17/10).

Awaluddin menjelaskan biosecurity management adalah upaya yang dilakukan untuk melindungi publik dari bahaya Covid-19.

Berita Terkait : Bergairah, Angkutan Kargo Di Bandara AP II Kuartal III-2020 Capai 151,97 Juta Kg

Hal ini dilakukan melalui program antara lain sebagai berikut.

1. Physical distancing: kewajiban menjaga jarak di setiap area bandara.

2. Health screening: pemeriksaan suhu tubuh, pengecekan hasil rapid test/PCR test.

3. Passenger touchless processing: lebih banyak fasilitas tanpa sentuhan, misalnya di elevator, toilet, area parkir kendaraan dan area lainnya.

Berita Terkait : AP I Seleksi Calon Mitra Pengelola Bandara Lombok

4. Facility cleanliness: disinfeksi rutin seluruh fasilitas bagi penumpang.

5. People protection: kewajiban penggunaan alat pelindung diri (APD) misalnya masker bagi setiap orang di terminal, baik penumpang maupun staf bandara.

Sementara biosafety management dilakukan melalui program: 1. Biohazard Precautions: Upaya pencegahan dan tindakan perlindungan kesehatan pengguna jasa bandara dari ancaman wabah virus Covid-19.

2. Environment screening: Menjaga agar lingkungan tetap bersih dan sehat misalnya penerapan sirkulasi udara yang baik, penggunaan UV sterilizer, serta ke depannya penggunaan plasma cluster dan HEPA filter di terminal.

Berita Terkait : Strategi Business Survival AP II Terbukti Manjur di Tengah Pandemi Covid

3. Testing lab facilities: Bandara Soekarno-Hatta rencananya akan memiliki fasilitas laboratorium guna melakukan pengetesan Covid-19 terhadap penumpang.

4. Infrastructure sterilization: Dilakukan disinfeksi di setiap bangunan di bandara.

5. Public health assurance: bandara perseroan memiliki protokol penanganan di bandara bagi pihak yang terindikasi terinfeksi Covid-19.
 Selanjutnya