RMco.id  Rakyat Merdeka - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat menetapkan tiga oknum relawan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menjadi tersangka baru, dalam kasus penganiayaan polisi, saat adanya aksi massa di DPRD Jawa Barat.

Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago, mengatakan tiga orang yang ditetapkan itu, merupakan hasil dari pemeriksaan enam orang petinggi KAMI yang berstatus saksi.

Berita Terkait : Hari Ini Layanan SIM Keliling Di Jakarta Hadir Di 5 Tempat

"Ada tiga orang lagi (tersangka) yang kemudian kemarin sudah dilakukan penangkapan dan dilakukan penahanan juga," kata Erdi di Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (20/10).

Erdi menjelaskan, tiga orang tersangka itu berinisial IR (37), MYR (23), dan URJ (24). Satu di antaranya merupakan mahasiswa. Sisanya, pegawai swasta.

Berita Terkait : Mantan Kepala BPN DKI Jadi Tersangka Korupsi

Ketiga orang itu diduga terlibat terhadap pengeroyokan anggota polisi, hingga menyebabkan luka di bagian kepala dan perlu dilakukan penanganan medis.

Sebelumnya, polisi juga telah menetapkan tujuh orang tersangka atas kasus penganiayaan anggota polisi itu. Dengan demikian, hingga saat ini sudah ada 10 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Berita Terkait : Satuan Polisi Kehutanan Harus Berani Lawan Perusak Hutan

"Total ada 10 tersangka, enam orang ditahan, empat orang tidak dilakukan penahanan namun wajib lapor," ujarnya.

Para tersangka ini dijerat dengan Pasal 170 dan Pasal 351 KUHP, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. [OKT]