RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong generasi milenial untuk melakukan inovasi di masa pandemi.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Artati Widiarti mengatakan, peluang usaha pengolahan ikan sangat terbuka luas. Apalagi jika dipadukan dengan semangat inovatif.

Artati menjelaskan, tak perlu jauh-jauh mencari bahan baku. Ia mencontohkan ikan lele yang diolah Ubeidillah di perkampungan Desa Muruyung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Berita Terkait : Kerek Usaha Di Tengah Pandemi, Sandi Dorong UMKM Saling Berkolaborasi

"Ikan lele diolah dalam bentuk krakers abon adalah inovasi dan bisa menjadi cara baru untuk mengenalkan ikan kepada anak-anak," katanya dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (25/10).

Abah Ubed sapaan akrab Ubeidillah mengaku sempat alami pasang surut dalam usahanya untuk mengolah abon lele. "Nggak laku-laku, bikin 10 kg tidak laku. Kita bagikan ke majelis taklim dibilang keasinan, bikin lagi kemanisan. Saya catat sampai ratusan kali," ungkapnya.

Usahanya bangkit setelah mengikuti program pelatihan pengolahan krakers abon ikan dari Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BBP3KP) pada 2019.

Baca Juga : Terapkan Korporasi Petani, Nagreg Jadi Sentra Jagung Jabar Dan Perputaran Uang Capai Rp 17 Miliar

Hasil pelatihan tersebut pun dia terapkan dengan mamproduksi krakers berbahan dasar ikan lele. Di tengah pandemi Covid-19 bahkan omset usahanya mencapai lebih dari Rp100 juta per bulan.

Kepala BBP3KP Widya Rusyanto memastikan, KKP menyediakan sejumlah fasilitas di sektor kelautan dan perikanan. Dari aspek pengembangan produk dan alat pengolahan, misalnya BBP3KP memiliki banyak inovasi yang siap diterapkan ke pelaku usaha.

Aspek permodalan, pemerintah menyediakan dana kredit usaha rakyat yang bisa diakses melalui https://bit.ly/aksesmodal_KKP dan dana Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP).

Baca Juga : Petani Milenial Konawe Selatan Raup Rp 20 Miliar Per Musim Tanam

Sementara dari sisi pemasaran, KKP memiliki program Pasarlaut indonesia.id sebagai bagian dari program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

Disini, KKP menjaring UMKM menjadi 3 kategori, yaitu UMKM Binaan, UMKM Bagus dan UMKM Unggulan untuk memudahkan dalam pembinaan dan pendampingan UMKM selanjutnya.

"Ini semua menjadi bagian dari upaya kami untuk mengajak para stakeholder untuk bersama-sama membesarkan sektor kelautan dan perikanan," tuturnya. [KPJ]