RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram (Kg) secara bertahap mulai Selasa (27/10) di wilayah Bandung Raya dan Priangan Timur, untuk mencukupi kebutuhan masyarakat di momen libur panjang dan cuti bersama Maulid Nabi.

Total tambahan pasokan LPG untuk wilayah Bandung Raya dan Priangan Timur adalah sekitar 7,4 persen. Lebih dari 870 ribu tabung atau sekitar 2.600 metrik ton (MT), dari rata-rata penyaluran normal harian yang lebih dari 11 juta tabung atau sekitar lebih dari 35 ribu MT.

Berita Terkait : Pasca Gempa, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Dan LPG Aman Di Majene

Pasokan fakultatif atau penambahan alokasi LPG 3 kg ini bersifat situasional, atau dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Kami memperkirakan adanya peningkatan kebutuhan LPG, karena sebagian besar masyarakat dan usaha mikro mulai beraktivitas kembali. Momen libur panjang turut membuat kebutuhan memasak meningkat. Terutama, karena wilayah Bandung Raya dan Priangan Timur termasuk jalur wisata,” jelas Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III Eko Kristiawan.

Berita Terkait : Jelang Libur Tahun Baru, Pertamina Jamin Pasokan LPG Aman

Pada kondisi normal, rata-rata penyaluran LPG 3 Kg untuk wilayah Bandung Raya (Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang) mencapai lebih dari 23 ribu tabung LPG 3 Kg per hari.
 Selanjutnya