RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Pegadaian (Persero) menggandeng Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengimplementasikan teknologi Electronic Know Your Customer (e-KYC) dengan memanfaatkan sistem pemindai wajah (face recognition system). Pegadaian jadi BUMN pertama yang memanfaatkan teknologi itu. 

Penerapan sistem ini diresmikan di Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta, Selasa (10/11). Penerapan ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto dan Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh. Acara disaksikan jajaran Direksi Pegadaian serta pejabat Ditjen Dukcapil. 

Baca Juga : Klaster Keluarga DKI Terus Meroket

Kuswiyoto menyebut, kemajuan teknologi informasi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, Pegadaian mengimplementasikan aplikasi Pegadaian Digital yang membutuhkan identitas nasabah yang benar sesuai data Dukcapil.

"Kerja sama ini dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan data melalui pengenalan wajah sebagai bagian dari verifikasi data nasabah dalam pengenalan nasabah (Know Your Customer) secara elektronik," ujarnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (10/11). 

Baca Juga : PUPR Gandeng BPKP Audit Pekerjaan Venue PON XX Papua

Selain bisa meningkatkan akurasi data nasabah Pegadaian, sistem ini juga dapat mencegah fraud dan pemalsuan data nasabah, serta meningkatkan kecepatan, keamanan, dan kenyamanan.

Sementara, Zudan Arif berharap, kerja sama ini membawa kebaikan dalam membangun peradaban baru melalui penggunaan data administrasi kependudukan yang baik. "Saya bangga dan berterima kasih Pegadaian menjadi BUMN yang pertama dalam membangun sebuah ekosistem bisnis baru dengan memanfaatkan e-KYC," tuturnya. 

Baca Juga : Pilih Milenial Jangan Asal

"Dengan membangun sistem Single Identity Number, maka upaya membangun peradaban yang baik dapat diwujudkan. Verifikasi keaslian data kependudukan dapat dilakukan dengan cepat dan akurat sehingga tindakan fraud dapat dicegah," tambahnya. 

Penerapan sistem pemindai wajah dalam registrasi aplikasi Pegadaian Digital prosesnya mudah. Cukup dengan menggunakan foto KTP dan swafoto, data langsung dapat di-recheck dengan sistem Dukcapil. Dengan aplikasi Pegadaian Digital ini masyarakat dapat mengakses produk dan layanan dimana saja tanpa harus datang ke outlet. Proses bisnis pun menjadi lebih cepat, aman, dan nyaman. [OKT]