RMco.id  Rakyat Merdeka - Sukses meraih kenaikan laba, PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) berupaya menjaga keseimbangan dalam meraih profit, sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat. Di mana Mandiri Syariah rutin menyisihkan 2,5 persen dari laba bersih untuk zakat yang manfaatnya bisa dirasakan oleh umat.

"Karena prinsip syariah adalah menjunjung keadilan, seimbang, dan membawa maslahat,” ucap Direktur Finance, Strategy and Treasury Mandiri Syariah Ade Cahyo Nugroho dalam keterangannya, Jumat (20/11).

Berita Terkait : Sasar Pelaku Usaha, Mandiri Syariah Rilis Tabungan Bisnis

Diketahui pada kuartal III 2020 Mandiri Syariah mencatat laba sebesar Rp 1,07 triliun. Laba tersebut naik 21,5 persen year on year (yoy) dari Rp 872 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Hingga September 2020, Mandiri Syariah telah menyalurkan dana sosial dan zakat, infak, sedekah dan wakaf sebesar lebih dari Rp 64 miliar dengan jumlah penerima manfaat sekitar 20 ribu baik lembaga maupun perorangan.

Berita Terkait : Mandiri Syariah Gandeng Dompet Duafa Garap Potensi Ziswaf

Untuk itu, Mandiri Syariah juga ikut menjaga ekosistem lingkungan dengan mewujudkan Sustainability Development Goals (SDGs) 2030, melalui penanaman 1.000 pohon di area pembangunan masjid Mandiri Syariah di ruas Tol Cipularang (Cikampek-Purwakarta- Padalarang) KM 88A dalam rangka Milad ke-21.
 Selanjutnya