RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel siap melaksanakan penugasan pemerintah, terkait penyaluran Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) Minyak Solar di tahun 2020.

Dalam kerja sama dengan Bank BRI dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Pertamina sepakat menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) sebagai upaya pengendalian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) melalui sistem QR Code Fuel Card. Sekaligus menandatangani Rekonsiliasi Data Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor di Provinsi Lampung.

Berita Terkait : Ciptakan Udara Bersih, Pertamina Gelar Program Langit Biru Di Tangsel

Pe­nandatanganan MoU ini dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dan Pimpinan Wilayah Bank BRI Bandar Lampung Nasrullah Iskandar.

Project JBT QR Code Fuel Card ini menggunakan QR code yang berisikan data unik setiap kendaraan yang didaftarkan, serta Brizzi sebagai alat pembayaran untuk pembelian Biosolar.

Baca Juga : Menpora Ingin Pembangunan Venue Perhatikan Pemeliharaan Pasca PON 2024

Sistem yang merupakan implementasi Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 4 Tahun 2020, berisikan tentang pengendalian penyaluran JBT oleh Badan Pelaksana Penugasan pada konsumen pengguna transportasi kendaraan bermotor, untuk angkutan orang atau barang. Sehingga, tepat sasaran dan tepat volume.

Untuk wilayah Lampung, pilot project-nya akan dilaksanakan di 3 titik SPBU di antaranya SPBU 24.352.-41, SPBU 24.352.-96 dan SPBU 24.352.-57.
 Selanjutnya