RMco.id  Rakyat Merdeka - Tiga tim dari PT Sarihusada Generasi Mahardhika di Prambanan, Klaten, meraih penghargaan 1 Platinum dan 2 Gold pada ajang kompetisi Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIV tahun 2020 yang digelar secara virtual baru-baru ini.

Ajang TKMPN ini merupakan kegiatan tahunan yang mempromosikan kualitas mutu dan produktivitas yang diselenggarakan Wahana Kendali Mutu bekerjasama dengan Asosiasi Manajemen Mutu dan Produktifitas Indonesia (AMMPI). 

Corporate Communications Director Danone Indonesia Arif Mujahidin mengatakan, karyawan dan proses operasional memegang peranan penting dalam memastikan bagaimana produk mereka dihasilkan. Mulai dari menjaga keselamatan, memastikan kualitas produk, hingga produk itu sampai di tangan konsumen. 

"Kami bangga bahwa beberapa inovasi kami dalam memastikan mutu dan produktivitas sehari-hari diakui melalui penghargaan ini," ujar Arif dalam rilis yang diterima, Jumat (27/11). 

Baca Juga : Amanda Manopo, Keceplosan Pernah Nikah

Penghargaan ini menjadi apresiasi dan semangat bagi Danone Indonesia untuk terus meningkatkan mutu dan produktivitas sehari-hari. 

Hal ini pun sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas dalam produksi agar bisa memberikan produk yang terbaik kepada ibu dan anak di Indonesia. 

"Namun, kami juga berharap seluruh pelaku partisipan dapat berkembang bersama untuk membangun ekosistem mutu dan produktivitas di Indonesia yang lebih unggul dan bisa bersaing dengan negara lain," tutup Arif.

Pada kesempatan yang sama, Plant Manager Pabrik Sarihusada Prambanan, Joko Yulianto membeberkan, penghargaan Platinum diraih Tim Buzzer dengan judul proyek "Membumikan Budaya Continuous Improvement di Prambanan Factory".  Inovasinya, membuat Form Tracking Continuous Improvement berbasis Web dan aplikasi Android. 

Baca Juga : Infrastruktur Kebal Corona

"Tim Buzzer dapat menaikan partisipasi karyawan dalam aktivitas Continuous Improvement dari 45 persen menjadi 91 persen, dengan rata-rata 2 improvement per kapita," tuturnya. 

Kemudian, penghargaan Gold pertama diraih oleh "Dream Team" dengan judul proyel "Optimasi konsumsi Nitrogen pada Produk". Dengan inovasinya ini, Dream Team dapat menyumbangkan produktivitas untuk perusahaan sebanyak 800 juta. 

Sementara penghargaan Gold kedua diraih  tim Falcon dengan judul proyek "Optimasi Waktu Proses Dry Cleaning di Mesin Dryer". Dengan inovasinya ini tim Falcon bisa meningkatkan kapasitas produksi Base Powder sebanyak 456 tons dalam setahun. 

"Dengan peningkatan kapasitas produksi, perusahaan bisa mengurangi impor material sehingga bisa didapatkan produktivitas sebanyak Rp 2.9 miliar per tahun," jelas Joko. 

Baca Juga : Keluarga Korban SJ812 Tetap Menunduk Sedih

TKMPN 2020 yang digelar secara virtual ini diikuti 603 orang dari dari 63 perusahaan dari berbagai bidang. Tidak hanya penghargaan bagi inovasi terbaik, kegiatan ini juga memfasilitasi sarana saling tukar ilmu dan pengetahuan terkait mutu dan produktivitas. [OKT]