Kerja Sama Layanan Digital

Gojek-Lazismu Permudah Masyarakat Bersedekah

Penandatanganan kerja 
sama digitalisasi penerimaan 
Zakat Infaq Sedekah Lazismu. (Istimewa)
dengan menggunakan QR 
Code Gopay di Jaka
Klik untuk perbesar
Penandatanganan kerja sama digitalisasi penerimaan Zakat Infaq Sedekah Lazismu. (Istimewa) dengan menggunakan QR Code Gopay di Jaka

 Sebelumnya 
Untuk diketahui, Go Pay mulai memperkenalkan inovasi sedekah digital sejak bulan suci Ramadan tahun 2018. Saat itu, Go Pay bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Galuh mengatakan, inovasi sedekah digital turut meningļæ¾katkan reaksi cepat tanggap dan membantu agar pengumpulan bantuan untuk musibah dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Sejak April 2018 hingga Februari 2019 donasi digital Go Pay telah membantu mengumpulkan Rp 13 miliar dari sekitar 131 ribu donatur,” tuturnya.

Baca Juga : Erick Puji Langkah Cepat Telkom Dalam Perlindungan Keselamatan Kerja

Direktur Utama Lazismu Hilman Latief mengapresiasi kerja sama dengan Gojek dan Go Pay. Menurutnya, Lazismu selalu mencari cara baru untuk meningkatkan efisiensi termasuk memudahkan masyarakat untuk bersedekah.

“Kami melihat dengan digitalisasi ekosistem Lazismu yang dimulai dengan metode pembayaran zakat, infaq dan sedekah non tunai ini, tidak hanya akan memudahkan masyarakat tetapi juga meningkatkan transparansi kami sebagai lembaga zakat nasional,” ujarnya.

Hilman mengatakan, dana yang terkumpul dari donasi Go Pay akan dimanfaatkan untuk program-program pendistribusian dan pendayagunaan Lazismu.

Baca Juga : Bamsoet Harap Puteri Indonesia Jadi Duta Empat Pilar MPR

“Kami terus mendorong inovasi kemudahan zakat melalui berbagai layanan digital, baik digital banking, e-commerce maupun fintech. Kami juga mengembangkan layanan pembayaran digital,” tambahnya.

Menurutnya, Gojek dan Go Pay merupakan mitra strategis karena keduanya memiliki jumlah pengguna dan jangkauan yang luas.

“Kami percaya dengan kemampuan dan keandalan teknologi Gojek dan Go Pay dalam membantu mendigitalisasi ekosistem kami,” tukasnya. (ASI)