RMco.id  Rakyat Merdeka - PermataBank bersama PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) meluncurkan produk reksa dana syariah bermata uang dolar AS yang berinvestasi pada pasar saham global dengan mengedepankan prinsip berkelanjutan atau environment, social, dan governance (ESG).

“Reksa dana dengan nama Batavia Global ESG Sharia Equity USD (BGESEU) menggabungkan investasi konvensional dan wawasan ESG. Di mana reksa dana ini berinvestasi pada tren dan peluang baru dengan mengedepankan isu berkelanjutan yang berdampak finansial nyata,” jelas Direktur Retail Banking PermataBank, Djumariah Tenteram, Kamis (14/1).

Reksa dana dengan tema berkelanjutan tidak hanya berusaha meningkatkan potensi imbal hasil dalam jangka panjang, namun juga terbukti lebih mampu bertahan pada saat kondisi pasar menurun.

Berita Terkait : Data Center BCA Kantongi Sertifikasi Standar Keamanan Data Global

Selain itu, perusahaan dengan profil E, S dan G yang kuat akan dikelola dengan lebih baik, sehingga cenderung memberikan potensi kinerja finansial yang lebih unggul. Dengan mengintegrasikan prinsip syariah dan faktor ESG membuat investor mengurangi paparan ke perusahaan dan, atau industri yang dianggap membahayakan oleh pakar investasi berkelanjutan.

“Semakin banyak perusahaan yang menerapkan strategi berkelanjutan. Generasi milenial adalah generasi dengan skor tertinggi yang memilih perusahaan yang mementingkan keberlanjutan,” tambah dia.

Keinginan untuk membawa perubahan menjadi salah satu bagian dari niat berinvetasi nasabah milenial, mereka merasa ini adalah tanggung jawab sosial. Reksa dana berbasis ESG sudah tren sejak 2017, namun performanya meningkat drastis di 2020.

Berita Terkait : PermataBank Meluncurkan Reksa Dana Global Syariah USD

“Kami antusias dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya investasi berkelanjutan atau ESG. Di investasi ini, investor mempunyai kesempatan untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih baik, portofolio yang andal serta membuat dampak positif,” tambah Direktur Utama PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi.

Lanjut, dia berdasarkan BlackRock People and Money Survey yang dilakukan pada periode November 2019 sampai Januari 2020 dengan lebih dari 8,000 investor di Asia, 68 persen dari investor tersebut menginginkan investasi mereka untuk memperhatikan aspek ESG.

“Mendengar tentang reksa dana berbasis ESG seperti sebuah kabar baik buat saya karena sudah dari dulu saya peduli tentang isu kemanusiaan dan lingkungan. Menempatkan uang pada saham perusahaan yang memenuhi berbagai aspek seperti keterlibatan masyarakat, perilaku berbisnis yang wajar dan beretika seperti bentuk tanggung jawab sosial,” tambah aktris dan brand ambassador PermataBank Priority Susan Bachtiar.

Baca Juga : Guardiola Nggak Terima Sepakbola Dianggap Biang Penyebaran Corona

Lanjut dia, reksa dana menjadi alat investasi yang dipilihnya. Bagi dia profilnya moderat dalam berinvestasi. Dan kalau bicara reksa dana, sama saja bicara jangka panjang, bukan tipe beli lalu cairkan.

Nasabah PermataBank dapat melakukan pembelian produk Reksa Dana Batavia Global ESG Sharia Equity USD mulai 27 Januari 2021. Pembelian reksa dana ini juga dapat dilakukan secara mudah dan seamless melalui PermataNet dan aplikasi PermataMobile X. [MER]