RMco.id  Rakyat Merdeka - Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Faik Fahmi, kinerja PT Angkasa Pura I (AP I) terus meningkat. Ini terbukti dengan perseroan memborong tiga penghargaan pada ajang Anugerah BUMN 2019.

Ketiga penghargaan itu adalah peringkat pertama "Tata Kelola BUMN Terbaik", peringkat kedua "Strategi Pertumbuhan BUMN Terbaik", dan "The Best CEO" kategori "Driving Execution". Semua penghargaan itu dinobatkan kepada Direktur Utama AP I Faik Fahmi.

Penghargaan diserahkan oleh Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2019 Tanri Abeng kepada Direktur Utama AP I Faik Fahmi pada acara malam penghargaan Anugerah BUMN 2019 di Hotel The Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (28/3) malam. Pemberian penghargaan disaksikan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Menteri Agraria dan Tata Ruang RI Sofyan Djalil.

Berita Terkait : Bos Pupuk Kaltim Sabet CEO Anak Perusahaan BUMN Terbaik

"Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen Angkasa Pura I dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) dan penghargaan atas kinerja positif yang berhasil diraih perusahaan sepanjang tahun 2018 yang lalu,” ujar Faik Fahmi.

Menurut dia, penghargaan ini akan semakin memacu perseroan dalam melanjutkan program transfomasi perusahaan yang saat ini tengah berjalan. Selain itu, penghargaan ini akan meningkatkan peran perseroan ldalam mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus peningkatan pendapatan nasional.

Anugerah BUMN 2019 merupakan ajang untuk mengapresiasi kontribusi BUMN yang telah menunjukkan kinerja unggul dan berdaya saing di tingkat nasional dan global yang diselenggarakan oleh Majalah BUMN Track bersama PPM Manajemen. Pada penyelenggaraan ke-8 ini, Anugerah BUMN 2019 mengusung tema “Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Merintis Usaha Baru, dan Hadir Makin Kokoh untuk Negeri".

Berita Terkait : Pupuk Kaltim Sabet 3 Penghargaan Di Ajang Anugerah BUMN 2020

"Berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, penilaian pemenang pada tahun ini hanya terbagi atas dua kategori utama, yakni Big Corporate (perusahaan dengan revenue di atas Rp 3 triliun) dan Emerging Corporate" (perusahaan dengan revenue di bawah Rp 3 trilun)," terang Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2019 Tanri Abeng. 

Untuk menjaring pemenang, kata dia, para peserta harus melalui tiga tahapan proses seleksi. Diawali seleksi kuesioner, dilanjutkan dengan wawancara pendalaman materi kuesioner di hadapan dewan juri, dan berakhir dengan proses wawancara CEO.

Anugerah BUMN 2019 yang diikuti 90 perusahaan ini dinilai oleh dewan juri dari beragam profesi yang dikenal luas kredibilitas dan kompetensinya dan diperkuat dengan kualitas tim riset dan penilaian dari PPM Manajemen. Sehingga ajang Anugerah BUMN ini memiliki bobot dan integritas yang teruji.

Berita Terkait : Patra Jasa Raih Penghargaan di Anugerah BUMN 2020

“Hasilnya bisa menjadi cerminan bagi pengelolaan BUMN ke depan yang lebih profesional, transparan, dan berdaya saing, sekaligus menjadi rekomendasi sumber rekruitmen kabinet di masa mendatang," tegas Tanri Abeng. [DIT]