Festival Literasi, Bisa Dongkrak Ekonomi NTT

Bupati Nagekeo, Yohanes Don Bosco Do (kedua kanan) didampingi istri Bupati Nagekeo Eduarda Yayik Pawitra Gati (kedua kiri) seusai menyerahkan penghargaan tokoh “Pelopor Literasi Tenun Ikat Nagekeo NTT
Klik untuk perbesar
Bupati Nagekeo, Yohanes Don Bosco Do (kedua kanan) didampingi istri Bupati Nagekeo Eduarda Yayik Pawitra Gati (kedua kiri) seusai menyerahkan penghargaan tokoh “Pelopor Literasi Tenun Ikat Nagekeo NTT" kepada Elias Djo (kanan) dan Julie Laiskodat (kiri) disela acara Launching Festival Literasi Nagekeo 2019 di Jakarta, Kamis (11/4/2019).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTT Julie Sutrisno Laiskodat mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Nagekeo menggelar Festival Literasi yang akan diadakan pada Agustus 2019 mendatang. Hal itu sangat penting untuk kemajuan masyarakat, terutama pengembangan SDM.

Berita Terkait : Hadir Lagi Festival Sinema Australia Indonesia, Gratis

Diakui, pemerintah daerah setempat memang tengah menggalakkan pentingnya literasi dalam berbagai bidang. Termasuk literasi dalam memperkenalkan kekayaan budaya, seperti kain tenun yang menjadi ciri khas NTT.

Baca Juga : Kepala Layanan Medis Darurat Iran Tertular Virus Corona

Saat ini, Dekranasda terus merangkul kelompok pengrajin tenun dan menyebarkan informasi yang lengkap ke publik. Informasi itu diberikan dalam satu paket lengkap. 

Baca Juga : Ketimbang Pakai Masker, Bersihkan Layar HP Jauh Lebih Efektif

“Tidak hanya literasi dalam tenun, saat ada turis yang membeli selembar tenun, saya juga mencoba untuk memberikan informasi lebih tentang bagaimana filosofi, proses pembuatan tenun, budaya masyarakat di Nagekeo, lengkap dengan keunggulan wisata yang kita miliki. Jadi literasi memiliki impact yang luas,” papar Julie di sela-sela soft launching Festival Literasi Nagekeo 2019 di Perpustakaan Nasional di Jakarta, Kamis (11/4/2019).
 Selanjutnya