Stok Banyak dan Permintaan Normal

Pedagang Pasar Heran, Harga Beras Kok Naik

Ilustrasi Harga Beras Naik. (Foto : net).
Klik untuk perbesar
Ilustrasi Harga Beras Naik. (Foto : net).

 Sebelumnya 
Stok Melimpah

Ketua Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras (Perpadi) Soetarto Alimoeso memastikan, pasokan gabah dan beras di tingkat penggilingan berlimpah. Karena sampai saat ini panen raya masih berlangsung di berbagai daerah di Tanah Air.

Berita Terkait : Gula Di Ritel Langka Belinya Juga Dibatasi

“Kalau panen masih berlangsung, harga masih normal, tidak ada kenaikan. Malah seharusnya bisa menurun (harga beras),” ungkap Soetarto.

Akibat produksi tinggi, lanjut Soetarto, gudang-gudang penyimpanan beras dan gabah penuh. Kondisi itu mendorong stok beras lebih banyak masuk ke pasar. Bahkan, untuk mencegah petani mengalami kerugian, pihaknya sudah meminta pemerintah menugaskan Perum Bulog menyerap gabah dan beras petani.

Baca Juga : Atlet Apresiasi Penundaan Olimpiade Tokyo 2020

Soetarto mengungkapkan, ada beberapa daerah terkendala melakukan penggilingan. Pengeringan tidak optimal karena sedang musim hujan. Tetapi bisa dipastikan, hal itu sama sekali tidak mengganggu pasokan beras ke pasar.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita sebelumnya memastikan stok pangan aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Baca Juga : Kipernya Positif Covid-19, Atalanta Ambyar

Menurut Enggar, saat ini harga-harga di beberapa tempat sudah terpantau turun. Misalnya di Palangkaraya, Kalimantan Tengah harga beras tercatat sudah di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Harga komoditas sudah stabil, bahkan beras di Palangkaraya bagus, cenderung di bawah HET,” ungkap Enggar. [NOV]