Wijaya Karya Bagikan Dividen Rp 346,05 Miliar

Foto: Istimewa
Klik untuk perbesar
Foto: Istimewa

RMco.id  Rakyat Merdeka - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2018 yang membahas 9 mata acara.

Pertama, Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2018. Termasuk di dalamnya Laporan Kegiatan Perseroan, Laporan Pengawasan Dewan Komisaris, serta Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2018

Kedua, Persetujuan dan Pengesahan Laporan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Perseroan Tahun Buku 2018. Ketiga, Penetapan Penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2018. Keempat, Penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk Mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2019 dan Laporan Keuangan Pelaksanaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Perseroan Tahun Buku 2019.

Berita Terkait : Sepanjang Tahun 2019, Waskita Karya Raup Dana Segar Rp 44 Triliun

Kelima, Penetapan Tantiem Tahun 2018, Gaji/Honorarium serta Tunjangan, dan/atau Fasilitas Lainnya untuk Anggota Direksi dan Dewan Komisaris Tahun 2019. Keenam, Pengesahan Laporan Realisasi Penggunaan Tambahan Dana Penyertaan Modal Negara sampai dengan Tahun Buku 2018 dan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I Perseroan.

Ketujuh, Persetujuan Perubahan Penggunaan Dana Penyertaan Modal Melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I Perseroan. Kedelapan, Perubahan Anggaran Dasar Perseroan. Kesembilan, Perubahan Pengurus Perseroan.

Dalam mata acara ketiga, yakni Penetapan Penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2018, RUPST menetapkan sebanyak 20 persen dari total laba, yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk. Yaitu sebesar Rp 346,05 miliar sebagai dividen, atau sebesar Rp38,6049 per lembar saham.

Berita Terkait : Vidal Tuduh Barcelona Tilep Duitnya Rp 38 Miliar

Kemudian pada mata acara kesembilan, RUPST menyetujui usulan perubahan pengurusan Perseroan dengan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang baru sebagai berikut:

Komisaris Utama : Imam Santoso        Komisaris : Edy Sudarmanto                Komisaris : Freddy R. Saragih              Komisaris : Satya Bhakti Parikesit        Komisaris Independen : Illiana Arifiandi Komisaris Independen : Achmad Hidayat Komisaris Independen : Suryo Hapsoro Tri        Utomo

Sedangkan jajaran Dewan Direksi adalah sebagai berikut:

Baca Juga : Masuk Dekade Baru, Dubes Esti Ingin RI Mantapkan Kolaborasi Dengan Italia

Direktur Utama : Tumiyana                        Direktur Human Capital dan Pengembangan : Novel Arsyad                                              Direktur Quality, Safety, Health, and Environment : Danu Prijambodo              Direktur Keuangan : Ade Wahyu              Direktur Operasi I : Agung Budi Waskito Direktur Operasi II : Bambang Pramujo Direktur Operasi III : Destiawan Soewardjono

[HES]