Sekjen ASEAN Kunjungi CSR Pertamina

Sekretaris Jenderal ASEAN Dato Lim Jock Choi (tengah) mengunjungi program CSR Pertamina di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Surabaya Group, Jumat (3/5). (Foto
Klik untuk perbesar
Sekretaris Jenderal ASEAN Dato Lim Jock Choi (tengah) mengunjungi program CSR Pertamina di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Surabaya Group, Jumat (3/5). (Foto

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal ASEAN, Dato Lim Jock Choi mengunjungi program CSR Pertamina di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Surabaya Group, Jumat (3/5).

Dalam kunjungan itu, Lim ditemani Permanent Representative Myanmar Min Lwin,  Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim MR Karliansyah,  Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Ruandha Agung, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Raffles B Panjaitan, dan Kepala Badan Perencanaan Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Kunjungan yang dilakukan Jumat (3/5) pagi ini, dilakukan di daerah Jambangan, yang merupakan salah satu lokasi dari program CSR Pertamina. Program yang digalakkan di daerah tersebut ialah Gerakan Balik Kanan, yang dicanangkan pertama kali pada akhir tahun 2018, oleh  Camat Jambangan Anna Fajriyatin, berkolaborasi dengan Pertamina dan Jasa Tirta.

Program itu bertujuan mengubah pola hidup masyarakat Jambangan, dengan membangun kesadaran peduli lingkungan. Terutama, masyarakat yang dekat dengan daerah Sungai Brantas.

Baca Juga : Promosikan Budaya Indonesia, KBRI Den Haag Gelar Perayaan Galungan dan Kuningan

Paradigma masyarakat diubah dengan menjadikan setiap bagian depan rumah mereka menghadap ke sungai, tidak lagi membelakangi sungai. Hal ini dilakukan supaya masyarakat tidak lagi membuang sampah di belakang rumahnya, dan mengotori sungai dan ekosistem di dalamnya.

Selain itu, program Gerakan Balik Kanan atau yang disingkat menjadi GeBlak ini telah menghasilkan multiplier effect yang lain, yaitu pembuatan jalur akses, pengelolaan bank sampah, program keanekaragaman hayati di area bantaran sungai, serta mengembangkan ekonomi kemasyarakatan dengan membentuk Usaha Kecil Menengah (UKM) yang merupakan pengembangan dari program CSR Pertamina TBBM Surabaya Group sebelumnya. Yaitu Kampung Pejabat (Pusat Ekonomi Jambangan Hebat), yang sudah berjalan beberapa tahun terakhir.

“Program ini dibangun atas inisiasi dari masyarakat daerah kami, disertai dengan support yang sangat baik dari Pertamina, dalam eksekusi programnya”, ujar Anna Fajriyatin.

Dalam kunjungan yang dilakukan, Sekjen ASEAN beserta rombongan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  turut menyaksikan Tarian Selamat Datang dari warga,  before and after dari kondisi Jambangan, program bank sampah, keanekaragaman hayati yang ada, dan juga UKM yang aktif menggunakan bahan yang ramah lingkungan dalam produksinya.

Baca Juga : Bank DKI Sukses Lakukan Sinergi BUMD, OJK Minta BPD Lain Tiru

A good program and good idea, especially for the waste bank in here” tutur Lim Jok Choi, saat ia melihat program bank sampah yang dimiliki oleh Gerakan Balik Kanan.

Ke depan, Program GeBlak yang dicanangkan akan dikembangkan sedemikian rupa, agar dapat menjadi program yang sustainable sesuai visi CSR Pertamina, yaitu menuju kehidupan yang lebih baik.

Dalam hal ini, Pertamina melaksanakan komitmen korporat atas tanggung jawab sosial dan lingkungan, yang akan memberikan nilai tambah kepada semua pemangku kepentingan, untuk sebuah pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

“Program GeBlak diharapkan dapat saling memberi manfaat antara masyarakat dengan lingkungan sekitarnya. Jambangan ini merupakan contoh nyata yang mengubah kekumuhan menjadi keindahan, di mana aktor penting dari perubahan itu ialah masyarakat Jambangan sendiri," tutur Anna.

Baca Juga : Shopee Liga 1 2020, Persija Kalahkan Borneo FC 3-2

"Ke depan, Pertamina berharap kawasan ini dapat menjadi kawasan Ecoriparian, yang berkembang di tengah hiruk-pikuknya kota Surabaya, dan bisa menjadi kampong wisata air yang tetap mengedepankan aspek pengelolaan lingkungan dan ekonomi kemasyarakatan," imbuhnya. [HES]