Sinergi BUMN

PLN Kalbar Suplai Listrik Ke Tambang Bauksit Antam

Manajer Mining PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Bauksit Tayan Endri Burhanuddin (Tengah) memberikan plakat berbentuk biji boukshit kepada General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kalimantan Barat Agung Murdifi (Dua kanan) melakukan kunjungan kerja ke PT Aneka Tambang (Antam) (Persero) Tbk, Unit Bisnis Pertambangan Bauksit (UBPB) di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), Senin, (20/5).
Klik untuk perbesar
Manajer Mining PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Bauksit Tayan Endri Burhanuddin (Tengah) memberikan plakat berbentuk biji boukshit kepada General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kalimantan Barat Agung Murdifi (Dua kanan) melakukan kunjungan kerja ke PT Aneka Tambang (Antam) (Persero) Tbk, Unit Bisnis Pertambangan Bauksit (UBPB) di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), Senin, (20/5).

RMco.id  Rakyat Merdeka - General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kalimantan Barat Agung Murdifi melakukan kunjungan kerja ke PT Aneka Tambang (Antam) (Persero) Tbk, Unit Bisnis Pertambangan Bauksit (UBPB) di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), Senin, (20/5).

Kunjungan ini sekaligus dalam rangkaian acara Ground Breaking Pembangunan Listrik Desa Se-Kalimantan Barat Tahun 2019 di Desa Mandong, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. GM PLN Wilayah Kalbar dan rombongan diterima Manajer Mining PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Bauksit Tayan Endri Burhanuddin dan jajaran karyawan Antam.

Dalam pertemuan disampaikan bahwa, PT Antam kini menikmati suplai listrik dari PLN. Sebelumnya, PT Antam hanya mengandalkan energi dengan menggunakan genset dan captive power. Lewat Momurandum Of Understanding, (MoU) yang diteken pada Februari 2018, Antam Dan PLN kemudian bersinergi.

Mulai 13 Mei 2019, PT Antam resmi menjadi pelanggan tegangan menengah PLN Sanggau yang terbesar di bidang industri, suplai listriknya diperoleh dari Gardu Induk (GI) Tayan berkapasitas 30 Mega Volt Ampere (MVA), dengan panjang jaringan 9,3 kilometer sirkit (kms). Aksi koorporasi dua perusahaan pelat merah ini sebagai wujud sinergi BUMN.

GM PLN Wilayah Kalbar Agung Murdifi menyampaikan, PLN Unit Induk Wilayah Kalbar menyuplai listrik sebesar 3.465 kilo Volt Ampere (kVA) ke industri tambang bauksit PT Antam di Kecamatan Tayan Hilir, Kab. Sanggau, Kalbar.

Baca Juga : Pindah Ibu Kota Berpotensi Dorong Perekonomian Kita

"Kami sangat apresiasi PT Antam menjadi pelanggan PLN. Kami terus berkomitmen dengan menyediakan keandalan listrik, terlebih PT Antam memerlukan listrik sebagai kontinuitas untuk memproduksi bauksit," ujar Agung.

Dalam paparannya, Agung juga menyatakan bahwa kelistrikan yang ditopang oleh GI Tayan kapasitas 30 MVA sangat cukup untuk bisa selanjutnya menyuplai listrik industri.

"Saat ini GI Tayan telah digunakan sebesar 6,3 MVA. Masih tersedia daya 23,7 MVA lagi yang dapat menyuplai aliran listrik untuk kebutuhan masyarakat di sini, khususnya industri," jelas Agung.

PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Bauksit di Tayan, Kalimantan Barat ini telah mengoperasikan tambang bauksit sejak Tahun 2013. Bauksit diolah menjadi alumina oleh Indonesia Chemical Alumina (ICA), anak usaha PT Antam dalam pengolahan smelter alumina.

Manajer Mining PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Bauksit Tayan Endri Burhanuddin berharap, sinergi kedua BUMN dapat mewujudkan efisiensi dari sisi biaya penggunaan listrik. 

Baca Juga : Kasus Suap Proyek Masjid Agung di Solok Selatan, KPK Tahan Bos Dempo

"Kami berharap dapat menurunkan biaya energi kami yang sebelumnya menggunakan genset dan captive power. Efisiensi yang diharapkan sebesar 30-40 persen," ungkap Endri.

Endri juga berharap, kerjasama dengan PLN terus berlanjut dan menjadi cikal bakal proyek lain di PT Antam kedepannya. Saat ini, sistem kelistrikan di Kalbar memiliki daya mampu sebesar 462 MW dan beban puncak sebesar 309 MW. PLN UIW Kalbar melayani 12 kabupaten dan 2 kota di Kalbar dengan total pelanggan sebanyak 1.117.470 pelanggan.

Berbagi Cinderamata

Usai pertemuan, pihak Antam dan PLN berbagi cinderamata sebagai kenang-kenangan. Antam memberikan plakat berbentuk biji boukshit, sementara PLN memberikan 1 unit kompor listrik. "Sekarang sudah ada listrik dari PLN, kompornya bisa langsung dipakai. Kalau kurang, kompor listriknya bisa beli langsung di toko," canda Agung disambut tawa karyawan Antam.

 

GM PLN UIW Kalbar Agung Murdifi (empat kanan) menyerahkan kompor listrik. (Dok.Fazry/RM)

Baca Juga : Produk Vivere Laris Manis Di Paris

Acara kemudian dilanjut mengunjungi areal tambang boukshit. Setelah itu, rombongan PLN melanjutkan perjalanan menuju desa Mandong, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau. Didesa ini, PLN melakukan Ground Breaking penancapan tiang listrik. Pembangunani infrastruktur ini untuk melistriki 60 desa diwilayah tersebut. (FAZ)

Areal Tambang PT Antam di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, senin (20/05)