Pajang Produk UMKM Kreatif dan Unik

Gelaran Semasa Di Kota Tua Gaet Enam Ribu Pengunjung

Klik untuk perbesar
Ratusan pengunjung memadati area pameran di acara Semasa Di Kota Tua, Balai Kota, Jakarta, kemarin. Peserta pameran ini adalah para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM ) yang menawarkan beragam hasil kerajinan. (Foto : Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kegiatan pameran bertajuk Semasa Di Kota Tua, menjadi ajang pengenalan produk kreatif kepada generasi muda sejak 2016. Tak hanya itu, pameran ini juga sekaligus mengajak para pengunjung mengenal warisan budaya Jakarta.

Digelar selama dua hari, yaitu 30-31 Maret 2019 di Balai Kota DKI Jakarta, Semasa Di Kota Tua sukses mendatangkan sekitar 6 ribu pengunjung. Sebelumnya pada gelaran di kawasan Kota Tua pada 2018 lalu, pameran ini pun dikunjungi sekitar 5 ribu orang.

Penyelenggaraan pameran Semasa Di Kota Tua, memang selalu menyasar lokasi yang bernilai sejarah. Tujuannya, agar anak muda lebih kenal dengan warisan budaya Jakarta.

Berita Terkait : Tak Ada Korban Dalam Kebakaran di Pasar Tanah Abang

Mulai dari jam 10 pagi hingga tutup jam 6 sore, antusiasme pengunjung tidak berkurang. Bahkan makin sore, semakin banyak anak muda dan kaum milenial yang mengunjungi pameran, sesuai dengan target dari penyelenggaraan acara.

Semasa Di Kota Tua yang digelar di Balai Kota kemarin, melibatkan 64 booth, dan 10 booth di antaranya merupakan makanan. Sebagian besar booth menawarkan produk aksesoris wanita, mulai dari perhiasan dari logam, perak, dan clay yang dibakar. Ada pula scarf (syal), topi, tas, pakaian, perabot dari tanah liat. Tak ketinggalan stan aroma essense terapi serta skincare herbal yang kini tengah hype (populer).

Risma (20) bersama sahabatnya Dania (21) yang berkunjung mengaku, kedatangannya di Semasa merupakan yang kedua kalinya. Pertama saat diadakan di Kota Tua, ia juga datang bersama teman-teman lainnya.

Baca Juga : Didominasi PDIP, Ini Daftar Anggota Pansus Ibu Kota Kaltim

"Seneng aja datang ke sini, barangnya unik-unik dan kreatif banget. Jarang ada yang jual, apalagi di mall. Susah nyarinya. Kebetulan kami memang suka barang-barang unik yang jarang orang pakai," kata Risma saat ditemui Rakyat Merdeka.

Beda lagi dengan Dania, ia datang ke pameran produk UMKM di Semasa itu pun karena ada keperluan mencarikado untuk sahabatnya. Di sini, ia mengaku bisa menemukan barang yang sesuai dengan karakter sahabatnya,namun dengan harga terjangkau.


"Kalau di luar pameran, mungkin harganya lebih mahal. Tapi kalau di sini, saya bisa dapat harga diskon. Lumayan. Lagipula datang ke Semasa seru, sekalian bisa belajar sejarah, karena gedung lama Balai Kota ini, terutama di Pendopo Gubernur, kalau hari biasa itu kan nggak bisa sembarangan dikunjungi," ujarnya.
 Selanjutnya 

RM Video