Soal Dalang Perusuh 22 Mei, Luhut Bilang Tunggu Tanggal Mainnya

Klik untuk perbesar
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan yakin, polisi akan membongkar dalang kasus kerusuhan 22 Mei dalam waktu dekat. Karena, bukti- buktinya sudah terkumpul. “Tunggu saja tanggal mainnya,” tegas Luhut.

Hari libur kemarin, Kamis (30/5), Luhut mengundang awak media ke kediamannya di Jalan Mega Kuningan, Jakarta. Kepada wartawan, Luhut bicara banyak soal macam-macam. Soal kendaraan listrik, hubungannya dengan Prabowo, termasuk update soal kerusuhan 22 Mei.

Berita Terkait : Luhut Tak Risau Dituding Pro Investasi China

Soal topik terakhir, Luhut punya keyakinan dalang kerusuhan itu akan segera ditangkap.  Awal pekan kemarin, polisi menyatakan telah mengantongi nama yang diduga sebagai aktor intelektual kerusuhan 22 Mei. Siapa orang tersebut, polisi belum mau membeberkan.

Namun, Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal menjelaskan, orang inilah yang memerintahkan dan membiayai kelompok tertentu, untuk menunggangi aksi unjuk rasa untuk melakukan kerusuhan.

Berita Terkait : Nggak Omdo, Indonesia Nyumbang 14 M Ke PBB

Orang ini juga yang memerintahkan untuk membunuh empat tokoh nasional dan seorang pimpinan lembaga survei. Belakangan diketahui, keempat tokoh itu adalah Wiranto, Budi Gunawan, Luhut Panjaitan dan Gories Mere. Gories Mere adalah petinggi polisi, yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan.

Sampai kemarin, polisi tidak kunjung membongkar siapa dalang di balik kerusuhan, yang menyebabkan 8 orang tewas dan ratusan luka-luka itu. Hal itu bikin orang penasaran.

Berita Terkait : Umumkan Dalang Rusuh 22 Mei, Wiranto Tar Sok, Tar Sok


Luhut rupanya tahu betul perkembangan kasus ini. Mantan Kepala Staf Presiden ini mengaku mendapat laporan perkembangan kasus ini. Karena itu, ia yakin siapa otak di balik rusuh 22 Mei akan segera terungkap. “Hanya soal waktu saja,” kata Luhut.

Menurut Luhut, keyakinannya itu didapat karena Kapolri Jenderal Tito Karnavian sangat profesional mengusut kasus ini. Selain itu, dari bukti dan fakta yang dilihatnya dari polisi, ia sudah melihat benang merah kasus tersebut. Bukti dan fakta yang terkumpul, sudah mengarah ke orang tertentu. “Jadi nggak bisa berkelit lagi,” ujarnya.
 Selanjutnya