RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri juga manusia dan tak luput dari khilaf. Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan misalnya, tak sadar kalau dompetnya ketinggalan di pesawat Garuda Indonesia, yang ditumpanginya dari Jakarta.

Saat mendarat di Bandara Internasional Haneda Tokyo, Jumat pagi pukul 07.30 (14/6) waktu setempat, Jonan yang terbang ke Negeri Sakura dengan pesawat GA 874 untuk menghadiri Konferensi G-20 bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar dan rombongan, berjalan menuju counter Imigrasi.

Baca Juga : 6 Lokasi Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini....

Nah, saat antre di Imigrasi, seorang kru Garuda mengejarnya. “Izin Pak Menteri, ini dompet Bapak ketinggalan di pesawat,” katanya kepada Jonan. Dengan mimik kaget, Jonan pun menjawab, "Oh ya, saya tidak sadar kalau dompet saya tertinggal.

"Terima kasih. Saya salut untuk kesigapan kru Garuda Indonesia,” imbuh Jonan sambil tersenyum.

Baca Juga : Kabareskrim: Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilkada 2020

Menteri Jonan kebetulan satu pesawat dengan Menteri Siti. Keduanya berada di Negeri Matahari Terbit untuk menghadiri acara G-20 di Perfektur Karuizawa, Provinsi Nagano.

Jonan tidak sadar, kalau dompetnya tertinggal di dalam kabin pesawat. “Tiba tiba, ada petugas Garuda Indonesia yang mengejar saya untuk mengembalikan dompet, selagi saya menunggu antrean Imigrasi," ujar mantan Dirut PT Kereta Api Indonesia itu.

Baca Juga : PSBB Jakarta Hari Ketiga, Rupiah Masih Tokcer

Rakyat Merdeka diundang Kementerian ESDM untuk meliput rangkaian Konferensi G20 dan Energy Ministerial Meeting di Perfektur Karuizawa, Provinsi Nagano.

Selain itu, Jonan juga akan menggelar beberapa pertemuan bilateral dengan para menteri. Antara lain, dengan Menteri Perminyakan Arab, Menteri Perekonomian Jepang, Menteri Ekonomi Italia dan sejumlah pertemuan dengan CEO perusahaan migas Jepang di Tokyo. **