Bupati Tatu : Puspemkab Serang Pasti Dibangun Tahun Depan

Klik untuk perbesar
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. (Foto: Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemkab Serang memastikan tahun depan satu gedung Pusat Pemerintahan (Puspemkab) Kabupaten Serang dapat dibangun.

Hal itu dikarenakan, tahun ini adalah periode terakhir kepemimpinan Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah dan Wakil Bupati (Wabup) Serang, Pandji Tirtayasa.

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, pembangunan puspemkab belum juga terealisasi akibat terhambat masalah lahan. Di mana, tanah yang telah dibebaskan belum berada dalam satu hamparan utuh.

Berita Terkait : Bupati Tatu Apresiasi Kinerja Polri

Dengan demikian, tidak cukup jika harus dibangun satu gedung. Namun ia berharap, pada 2020 satu gedung bisa terbangun.

“Minimal, satu gedung dibangun di tahun 2020. Capaian pembebasan tanahnya banyak, hanya dihamparkan itu bolong-bolong dan itu jadi masalah,” kata Tatu, Minggu (16/6).


Diakuinya, menjelang masa akhir jabatannya masih ada beberapa sisa pekerjaan namun acuan pembangunan dan program kerja tersebut, adalah semua yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Berita Terkait : Bupati Meranti Dicecar Aliran Suap DAK ke Bowo

“Apa yang tertuang di RPJMD, harus diselesaikan,” tandasnya. Disinggung soal pembangunan fisik, pihaknya mengaku sudah berkomunikasi dengan pemerintah pusat dan Pemprov Banten.

Pihaknya selalu menyampaikan, bahwa perpindahan puspemkab tersebut dampak dari pemekaran Kota Serang. Oleh karena itu tambahnya, jangan sampai beban pembangunan ini hanya milik Kabupaten Serang.

Sebab menurutnya, jika anggaran besar dikucurkan pada proyek puspemkab, maka angaran hak masyarakat untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lainnya, akan tertarik ke pembangunan puspemkab.

Berita Terkait : Pengusaha: Larangan Kemasan Plastik dan Pengenaan Cukai Tidak Tepat Sasaran

“Ini yang tidak kami inginkan. Jadi kami mohon, pemprov dan pemerintah pusat ikut andil supaya anggaran masyarakat tidak banyak terpakai,"tegasnya lagi.

Ditambahkan bantuan dari Pemprov Banten sudah pernah diberikan dalam bentuk tanah, pada masa kepemimpinan Gubernur Ratu Atut Chosiah.


“Hanya, kami punya rencana pembangunan itu cukup besar. Kami berharap, Pak Gubernur Wahidin Halim (Gubernur Banten, red) bisa bantu pembangun fisik puspemkab,” harapnya. [RIE/BNN]