PUPR Luncurkan Dua Program Hibah Pemeliharaan Jalan

Klik untuk perbesar
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menegaskan, 13 ruas tol baru siap dioperasikan pada Oktober-Desember 2018. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, sebagai perwujudan Nawacita Pemerintahan Jokowi. (Foto: Humas Kementerian PUPR)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah meluncurkan dua program untuk meningkatkan kinerja dan pemeliharaan jalan daerah. Yaitu Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) dan Provincial Road Improvement and Maintenace (PRIM).

Kedua program hibah ini bertujuan membantu meningkatkan tata kelola dan kualitas pemeliharaan jaringan jalan daerah yang menjadi kewenangan masing-masing Pemda terutama pada koridor menuju (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) KSPN.

Berita Terkait : PUPR Targetkan 699 Unit Huntara Rampung Februari

Direktur Jalan Bebas Hambatan Perkotaan dan Fasilitasi Jalan Daerah, Ditjen Bina Marga, Hedy Rahadian mengatakan, kerja sama ini adalah wujud sinergitas semua pihak yang peduli akan perbaikan kualitas jaringan jalan di Indonesia.

Kementerian PUPR akan terus mendampingi provinsi dan kabupaten peserta PHJD dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya dalam pengelolaan dan pemeliharaan jalan.

Baca Juga : Erwin Aksa Temani Sandi Kampanye Di Lamongan

“Penanganan jalan provinsi dan kabupaten didasarkan pada pendekatan koridor yang menghubungkan jaringan jalan backbone seperti jalan nasional (tol dan non tol), melalui jalan provinsi/kabupaten menuju pusat kegiatan seperti pariwisata. Dengan pola tersebut diharapkan mampu meningkatkan value for money dan value for investment jalan,” jelas Hedy.

Sementara Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Astera Primanto Bhakti mengatakan, salah satu keberhasilan PRIM adalah realisasi penggunaan dana yang rata-rata mencapai di atas 95 persen per tahun. Pada tahun anggaran 2019, PRIM dikembangkan menjadi PHJD.

Baca Juga : Rawan Narkoba, Daerah Perbatasan di Kalbar

“Kami harapkan pemerintah daerah peserta program PHJD dapat memanfaatkan dan mengelola dana hibah secara tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat output. Penghargaan setinggi-tingginya kami berikan kepada Pemerintah Australia atas proyek rintisan PRIM melalui Hibah PRIM dan KIAT sebagai unit pendukungnya,” kata Astera.
 Selanjutnya 

RM Video