Hormati Keputusan, Kementerian BUMN Minta Garuda Indonesia Tindak Lanjuti Keputusan OJK dan Kemenkeu

Klik untuk perbesar
Foto: Istimewa

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menghormati keputusan Kementerian Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap laporan keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Tahun Buku 31 Desember 2018.

Berita Terkait : Eksportir Tertarik Kembangkan Beras Ketan Hitam Bandung


Deputi Jasa Keuangan, Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan, sebelum keputusan tersebut dilayangkan, pihaknya selaku pemegang saham Seri-A sudah meminta kepada Dewan Komisaris untuk melakukan audit interim per 30 Juni 2019.

Berita Terkait : Kejar Luas Tambah Tanam, Kementan Percepat Pelaksanaan Kegiatan Padi dan Jagung 2019

“Kami meminta agar audit interim tersebut dilakukan dengan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang berbeda, untuk mengetahui kinerja dan subsequent event,” kata Gatot.

Berita Terkait : Alhamdulillah, Kementerian Tenaga Kerja Punya 4 BLK Baru


“Kami meminta Dewan Direksi dan Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk dapat menindaklanjuti keputusan OJK, sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tutupnya. [HES]