Susi Menteri Paling Populer di Medsos

Susi Pudjiastuti (Foto: Twitter Susi)
Klik untuk perbesar
Susi Pudjiastuti (Foto: Twitter Susi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menjadi menteri paling terpopuler di media sosial (medsos). Baik di Twitter maupun di Instagram, Susi paling banyak pengikut. Sedangkan posisi dia dipegang Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Demikian hasil penelitian Center for Digital Society (CfDS) Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM).

Peneliti CfDS, Fauzi Ananta, menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun sejak awal 2019 hingga 25 Mei 2019, di Twitter, Susi mempunyai 964.213 pengikut, 23.461 tweet, dan 1.468.315 engagement. Di Instagram, Susi juga masih bercokol di urutan pertama dengan 2.332.564 pengikut. 

Berita Terkait : Peruri Menang Tender Cetak Uang Peru

Dari data yang dihimpun per 18 Juni 2019 menunjukkan, dua menteri perempuan yang tak memiliki Twitter justru masuk lima besar menteri terpopuler di Instagram. Mereka adalah Menkeu Sri Mulyani dan Menlu Retno Marsudi.

Sri Mulyani berada di bawah Susi dengan jumlah pengikut 1.390.970. Sementara Retno Marsudi di urutan keempat dengan 182.505 pengikut. Retno masih kalah dengan Menpora Imam Nahrawi yang memiliki 389.323 pengikut. “Instagram tidak banyak bisa mengambil data karena limitasi yang diambil Instagram,” ujar Ananta dalam konferensi pers, di UGM, Senin (1/7).

Menariknya, jika digabung antara pengikut Instagram dan Twitter, dua ‘Srikandi’ kabinet kerja menjadi yang terpopuler. Susi di urutan pertama dengan total 3,29 juta pengikut dan Sri Mulyani dengan 1,39 juta pengikut. Kemudian tempat ketiga hingga kelima masing-masing diisi Imam Nahrawi, Lukman Hakim, dan Wiranto.

Baca Juga : Palsukan Paspor, Ronaldinho Ditangkap

Manager Digital Intelligence Lab CfDS, Treviliana Eka Putri, menjelaskan bahwa pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan Python nltk dan Nvivo. Popularitas menteri Susi ini juga diperkirakan menjadi pertimbangan Jokowi dalam menyusun kabinetnya di periode 2019 nanti.

“Kami merasa bisa jadi akan menjadi penilaian karena citra positifnya di masyarakat,” ujarnya.

Menurut Treviliana, Susi bisa begitu populer karena strategi komunikasi yang sangat personal di Twitter dan Instagram. Berbeda dengan menteri lain yang lebih formal dengan twit seperti ‘selamat hari apa’ atau ‘semoga’.

Baca Juga : All England, Hendra/Ahsan Siap Pertahankan Gelar

“Sementara Bu Susi ini sangat personal bahwa itu adalah ucapan langsung dari Bu Susi. Orang-orang merasa ‘saya sedang berkomunikasi dengan menteri ini dan menteri ini bisa mengkomunikasikan kebijakannya dengan baik ke saya’. Dengan kata-kata ayo tenggelamkan kapal, ayo gemar makan ikan,” katanya. [USU]