Minahasa Waspada Tsunami, Warga Diimbau Jauhi Pantai dan Tepian Sungai

Wilayah waspada tsunami di Sulawesi Utara (Foto: Info Mitigasi)
Klik untuk perbesar
Wilayah waspada tsunami di Sulawesi Utara (Foto: Info Mitigasi)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akhirnya memperbarui informasinya soal gempa berkekuatan 7,1 Skala Richter yang mengguncang wilayah Ternate, Maluku Utara pada Minggu (7/7) pukul 22.08 WIB. BMKG menegaskan, gempa yang berjarak 136 km arah Barat Daya Ternate dan berada di kedalaman 36 km itu, berpotensi tsunami.

Baca Juga : KBRI Dukung Pameran Hannover Messe 2020 di Paris

Informasi lanjutan yang disampaikan melalui berbagai moda penyebaran informasi ini, merupakan pemutakhiran dari informasi yang telah dikeluarkan sebelumnya, dan akan diikuti oleh pemutakhiran berikutnya sampai Peringatan Dini Tsunami-4 dikeluarkan.

Baca Juga : Terpilih Jadi PM Malaysia ke-8, Muhyiddin Sujud Syukur di Rumahnya

Dalam situs resmi Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS), www.inatews.bmkg.go.id, BMKG menjelaskan ada dua wilayah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang mendapat status peringatan Waspada Tsunami berdasarkan pemodelan. Yakni, Minahasa Bagian Selatan dan Minahasa Utara Bagian Selatan.

Baca Juga : Virus Corona Gentayangan Di Mana-mana, AS Tunda Pertemuan Dengan Para Pemimpin ASEAN

"Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang berada pada status "Waspada" harap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat, untuk menjauhi pantai dan tepian sungai," demikian bunyi pernyataan InaTEWS dalam situs tersebut. [HES]