Pengumuman SBMPTN

UI dan UGM Kurang Diminati

Klik untuk perbesar
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, (Foto: Istimewa).


Menteri  Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, kemarin, mengumumkan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun ini.  “Dari 714.652 calon mahasiswa yang ikut SBMPTN, 168.742 peserta dinyatakan lulus. Sehingga rata-ratanya 23,61 persen diterima dari jumlah pendaftar,” ungkap Nasir dalam jumpa pers pengumuman SBMPTN di Kantor Kemenristekdikti, Jakarta, kemarin. 

Tahun ini, lanjut Nasir, SBMPTN diikuti 2.047 penyandang disabilitas. Dari jumlah itu, 364 peserta dinyatakan lulus. Nasir menerangkan, jumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ikut dalam SBMPTN sebanyak 85 kampus. 

Menurutnya, sistem penerimaan mahasiswa kali ini memang berbeda dibanding tahun lalu. Tahun ini untuk pertama kalinya SBMPTN menggunakan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). “Kalau tahun lalu mereka mendaftar ke perguruan tinggi, ikut tes dan kemudian diumum kan. Kalau sekarang, caranya calon mahasiswa ikut tes dulu, setelah tes selesai, baru mendaftar ke Universitas tujuannya agar kampus bisa betul-betul tahu nilainya,” ujarnya. 

Nasir mengungkapkan, untuk penerimaan mahasiswa melalui pendaftaran bantuan dana pendidikan (Bidikmisi/ beasiswa) tercatat ada 173.313 siswa mendaftar dengan total 48.965 siswa diterima. 
“Untuk mereka yang diterima sebagai siswa Bidikmisi masih harus melalui proses verifikasi di PTN tujuannya untuk menentukan apakah akan mendapat beasiswa tersebut atau tidak. Meski begitu, status diterima sebagai mahasiswa tidak dicabut,” terangnya. 

Nasir berpesan kepada calon mahasiwa yang tidak diterima di PTN jangan putus usaha. Karena, masih ada kesempatan melalui jalur mandiri. Selain itu juga masih bisa kuliah di Perguruan Tinggi Swasta. 
Dari pendaftaran SBMPTN, Nasir menyebutkan, ada 10 perguruan tinggi yang paling banyak diminati calon mahasiswa. Urutan pertama, Universitas Brawijaya dengan 55.871 peminat. 

Setelah itu berurutan dari peringkat kedua sampai ke sepuluh yaitu, Universitas Sebelas Maret, Universitas Diponegoro, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Negeri Semarang, Universitas Padjajaran, Universitas Hasanuddin, Universitas Jember, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Sumatera Utara. Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) tidak masuk dalam kampus favorit. 

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi menduga, turunnya minat itu karena adanya kesadaran dari siswa untuk mendaftar ke universitas sesuai kemampuan akademisnya. 
Untuk masyarakat yang ingin mengakses Pengumuman SBMPTN lebih lengkap bisa melihat di laman resmi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) dengan memasukkan nomor pendaftaran dan tanggal lahir peserta SBMPTN 2019. Jika situs down, masyarakat bisa melihat pada laman resmi 12 perguruan tinggi. Yakni, UI, ITB, Undip, ITS, UGM, IPB, Unair, Unand, Untan, Unhas, Unsri dan Unsyah.  [DIR]

Berita Terkait : Sore Ini KPK Umumkan Tersangka Kasus Restitusi Pajak


RMco.id  Rakyat Merdeka -

RM Video