Tim Tidak Ikut Campur, Jokowi Cek Rekam Jejak Calon Menteri

Ketua Harian TKN Jokowi-Ma’rufMoeldoko (Foto:Istimewa)
Klik untuk perbesar
Ketua Harian TKN Jokowi-Ma’rufMoeldoko (Foto:Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Dalam mencari calon menteri, Presiden Jokowi diharapkan mendapatkan sosok terbaik untuk membangun bangsa. 

Ketua Harian TKN JokowiMa’ruf, Moeldoko, mengatakan, dalam pembentukan kabinet presiden akan melakukan cek dan ricek. Tentunya, kandidat harus memiliki kualifikasi yang profesional dan paham dibidang kementeriannya masing-masing. 

“Pastilah, rekam jejak secara profesional dan rekam jejak dari sisi hukum dan lain-lain,” kata Moeldoko di kawasan Jakarta Pusat, kemarin. 

Berita Terkait : Calon Menteri Masih Ngantri

Moeldoko juga mengatakan, akan ada pertemuan dengan partai koalisi. Jokowi nantinya akan bertemu dengan para ketua umum partai membahas komposisi kabinet ke depan. Kapan pertemuan itu berlangsung, dia bilang, tidak akan menunggu waktu khusus dalam pelaksanaannya. 

“Komunikasi Pak Jokowi dengan seluruh pimpinan parpol berjalan terus,” ujarnya. “Saya pikir tidak perlu ada momentum khusus (untuk pertemuan). Akan terjadi nanti. Itu sangat dinamis,” sambung Moeldoko. 

Sebagai wadah tim sukses, Moeldoko juga meyakinkan bahwa TKN tidak akan ikut campur dalam pembentukan kabinet pemerintahan periode selanjutnya. 

Baca Juga : Wamendes Budi Arie Pastikan, 433 Desa Tanpa Listrik Bakal Segera Terang-Benderang

Kepala Staf Presiden (KSP) itu akan menyerahkan struktur kabinet sepenuhnya kepada presiden. “Untuk penyusunan kabinet prerogatif presiden,” katanya. 

TKN tidak ada kaitannya sama koalisi. Koalisi kan bicara dengan ketum. “Beda, ini hanya satu sayap melakukan tugas-tugas politik, dalam pemenangan. Enough sampai situ,” tegasnya. 

Sebelumnya, Wapres terpilih Ma’ruf Amin membeberkan soal perkembangan kabinet. Menurutnya, saat ini proses seleksi terus berjalan. Para kandidat merupakan masukan dari partai pengusung hingga para profesional. 

Baca Juga : Sosialisasi Empat Pilar MPR di Gorontalo, Fadel Cerita Usulan Amandemen UUD 1945

“Sedang menerima masukan-masukan dari partaipartai koalisi, dari kalangan profesional, juga berbagai kelembagaan yang memang mempunyai orang yang patut untuk menyampaikan, itu lagi diseleksi” ujarnya, Kamis (25/7). [MHS]