Kunjungi RS Fatmawati

Menteri Rini Berikan Penghormatan Terakhir Untuk Pegawai PLN Korban Tsunami Selat Sunda

Klik untuk perbesar
Menteri BUMN Rini M Soemarno (berkerudung hitam) menyatakan belasungkawa terhadap keluarga pegawai PLN yang menjadi korban musibah tsunami Selat Sunda. (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri BUMN Rini M Soemarno langsung mendatangi RS Fatmawati Jakarta, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada 35 pegawai PLN yang meninggal akibat musibah tsunami Selat Sunda. Saat tsunami terjadi pada Sabtu (22/12) malam, keluarga besar PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UIT JBB) sedang mengikuti acara Employee Gathering di Tanjung Lesung Beach Resort, Pandeglang, Banten.

Dalam kesempatan tersebut, Rini juga menemui dan menguatkan keluarga korban, sembari menyampaikan rasa simpati dan bela sungkawa kepada keluarga korban. Sejumlah Direksi PLN yang turut mendampingi Rini antara lain Direktur Human Capital Management Muhamad Ali, Direktur Keuangan Sarwono dan Direktur Pengadaan 2 Supangkat Iwan Santoso.

Hingga saat ini, proses evakuasi jenazah ke sejumlah RS di Jakarta dan Kerumah duka terus dilakukan oleh PLN. Untuk itu, PLN telah mengerahkan 36 ambulans. PLN juga menambah personil untuk membantu proses evakuasi dan pendataan dilapangan.

Data Korban Tsunami Selat Sunda Pegawai PLN Per Minggu (23/12) Pukul 19.00 WIB:

1. Korban selamat : 156*orang (termasuk korban luka berat) (PLN dan keluarga)

2. Korban meninggal : 35 orang (PLN dan keluarga)

3. Korban terdata namun belum ditemukan/belum bisa hubungi : 9 orang

Total keseluruhan peserta gathering sebanyak 200 orang (PLN dan keluarga).

PLN juga terus memperbaiki kelistrikan pasca bencana. Saat ini, 146 gardu telah berhasil dinyalakan, dan 102 gardu masih padam, dan 41 tiang rusak akibat terjangan banjir. Untuk mempermudah koordinasi, PLN juga telah membentuk tiga posko. Yakni Posko Gandul di UIT JBB Gandul, PLTU Labuan, dan UPT Cilegon. [HES]

RM Video