Basuki Beri Bocoran Lokasi Ibu Kota Baru Dekat Kawasan Pertambangan

Klik untuk perbesar
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Di acara Dialog Nasional, Basuki Hadimuljono memberikan bocoran soal lokasi ibu kota baru.  Dia bilang letaknya berdekatan dengan kawasan pertambangan. Namun sampai saat ini, lokasi ibu kota baru itu belum diputuskan dan masih dalam kajian pemerintah.

Hal itu diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di acara Dialog Nasional ke-3 terkait Pemindahan Ibu kota Negara yang berlangsung di Gedung Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jakarta, Kamis (1/8).

Berita Terkait : Jokowi Ajak Kerja Sama Perusahaan Korsel Bangun Ibu Kota Baru Di Kaltim

“Bahwa dalam merancang ibu kota baru akan memperhatikan wilayah kerja tambangnya karena lokasinya sangat berdekatan,” kata Basuki.

Basuki menjelaskan, pemerintah sedang melakukan peninjauan sumber air di daerah ibu kota baru untuk mengantisipasi ketersediaan air bagi masyarakat yang akan tinggal di sana.

Berita Terkait : Luhut: Pembangunan Ibu Kota Baru Dimulai 2021

"Yang perlu diperhatikan adalah kualitas airnya, karena di sana banyak tambang-tambang," ujarnya.

Namun Basuki masih enggan membocorkan lokasi ibu kota baru kepada publik, meskipun banyak isu yang menyebutkan bahwa Pulau Kalimantan menjadi tujuan utamanya. “Belum, belum. Belum, nanti akan diumumkan oleh Pak presiden," katanya.

Baca Juga : Jangan Biarkan Konflik Mengeras

Menurutnya, hingga kini pemerintah masih dalam tahap baru pengkajian terhadap dua tempat yang menjadi sasaran untuk ibu kota baru, yaitu Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Dalam kesempatan sama, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, bahwa pembangunan ibu kota baru akan dilakukan secara bertahap, dimulai pada 2021-2024, lalu 2025-2029, dan 2030-2045. [NOV]