Diguncang Gempa, Pelayanan Transportasi Berjalan Normal

Ilustrasi Terminal Eksekutif Penyeberangan Merak-Bakauheni (Foto: Firsty Hestyarini/Rakyat Merdeka)
Klik untuk perbesar
Ilustrasi Terminal Eksekutif Penyeberangan Merak-Bakauheni (Foto: Firsty Hestyarini/Rakyat Merdeka)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah mengecek kondisi sejumlah fasilitas transportasi, baik di Bandara, Pelabuhan, Terminal Bus, dan Stasiun Kereta Api pasca gempa yang melanda kota Jakarta dan sekitarnya. 

Hingga saat ini,  kondisi pelayanan transportasi, baik di terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan dan bandara dilaporkan tetap berjalan normal. 

Berita Terkait : Tiga Bulan Jelang Penyenggaraan, Panpel Formula E Jakarta Terus Monitor Situasi

Demikian disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Hengki Angkasawan, di Jakarta, Jumat (2/8). “Kami mendapat informasi dari BMKG bahwa gempa  malam ini berpusat di Banten dengan  kekuatan sebesar 7,4 Skala Richter,” jelas Hengki.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)  mengatakan gempa tersebut berpotensi tsunami. Untuk itu Kemenhub tengah mengecek kondisi fasilitas transportasi. Khususnya, angkutan penyeberangan di Merak dan sekitarnya.

Berita Terkait : Bukan Penyebab Banjir, Pompa Bulak Cabe Dipastikan Beroperasi 24 Jam Non Stop

Hengki menjelaskan, berdasarkan laporan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Banten, wilayah Karangantu dan Pelabuhan Panjang Lampung tidak terdampak gempa. Pelayanan kepelabuhanan dilaporkan berjalan normal.

Kondisi pelayanan angkutan penyeberangan di lintas Merak - Bakauheni juga masih berjalan normal. Begitu pula fasilitas transportasi udara seperti di Bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdana Kusumah, serta fasilitas perkeretaapian di Jakarta, Banten dan sekitarnya. Semuanya tidak terkendala dan masih tetap beroperasi dengan normal.

Berita Terkait : Beri Apresiasi, Anies Sebut Bank DKI Pemersatu Transportasi Jakarta

“Sampai saat ini, kami masih mengumpulkan informasi di lapangan. Jika ada perkembangan lebih lanjut, kami sampaikan pada kesempatan pertama,” ungkap Hengki. (KPJ)