Amankan Aset, Pemkab Tangerang Gandeng Kejari

Klik untuk perbesar
Bupati Tangerang Zaki Iskandar (tengah) dan Kepala Kejari Tangerang Zulbahri Bahtiar salam komando usai melakukan penandatanganan pengamanan barang milik daerah. (Foto: Tangsel Pos).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Aset atau barang milik daerah harus diamankan. Untuk itu, Pemkab Tangerang menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang di bidang hukum perdata dan tata usaha negara. Langkah ini sebagai bentuk sinergisitas dengan jaksa pengacara negara dalam pengamanan Barang Milik Daerah (BMD).

Kedua pihak sepakat dan melakukan penandatanganan bersama serta perjanjian kedua belah pihak di Ruang Rapat Wareng Gedung Setda Kabupaten Tangerang, kemarin.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar berharap, kerjasama ini akan meningkatkan kualitas. Menurutnya, bukan saja kualitas administrasi plencatatan, tapi secara umum kualitas pembangunan di Kabupaten Tangerang.

Berita Terkait : Pertamina EP Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan

“Karena tentu saja dengan aset yang tercatat secara jelas dan detail akan membantu pemerintah daerah, dalam rangka menentukan langkah-langkah dan juga program-program pembangunan lainnya,” ujar Zaki.

Zaki menambahkan, program-program pembangunan juga terkait dengan aset-aset vital seperti, jaringan jalan, irigasi, bangunan sekolah, Puskesmas dan lain sebagainya.


“Nah di situlah kita perlu memiliki landasan hukum terhadap kepemilikan aset aset kita. Jangan sampai nanti mendapatkan permasalahan hukum di kemudian hari, karena sudah banya contohnya,” tandas Zaki.

Berita Terkait : Pemberantasan Managemen Fee

“Kerjasama ini kita harapkan bisa berlangsung dengan baik, cepat dan tentu saja secara komprehensif, serta berkesinambungan, akan bisa menertibkan aset-aset Kabupaten Tangerang yang selama ini masih ada beberapa yang belum teridentifikasi dengan jelas,” imbuh Zaki.

Kepala Kejari Kabupaten Tangerang, Zulbahri Bahtiar menambahkan, dengan penandatanganan kerjasama ini sangat berguna sekali, karena ke depan pengamanan aset milik Kabupaten Tangerang bisa berjalan secara komprehensif. Serta menertibkan administrasi aset-aset pemerintah daerah yang sudah ada.

“Seperti kasus lahan-lahan yang sudah menjadi sekolahan, Puskesmas dan lain sebagainya, yang dulunya mungkin banyak masih kekurangan administrasi. Ini yang akan kita selesaikan nanti.

Berita Terkait : Kembangkan Sistem, Taspen Gandeng GEPS Korea

Begitu juga dengan pihak BPN yang selalu mendukung program-program pengamanan aset daerah,” terang Zulbahri.

Zulbahri menambahkan, hal inilah yang menjadi tantangan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang, untuk kemudian memperjelas dan menertibkan seluruh aset-aset yang dimiliki oleh Kabupaten Tangerang.


“Hal ini juga untuk memperjelas kepada masyarakat, bahwa bagian dari aset pemerintah daerah yang harus diketahui oleh masyarakat secara luas,” pungkasnya. [BNN]