Nggak Mau Nyerobot, Menteri Lukman Rela Antre 20 Menit di Kamar Mandi Mina

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, ikut antre di kamar mandi Mina, Selasa (13/8) subuh. (Foto: Humas Kemenag)
Klik untuk perbesar
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, ikut antre di kamar mandi Mina, Selasa (13/8) subuh. (Foto: Humas Kemenag)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Antrean kamar mandi saat menginap (mabit) di Mina, berlaku untuk siapa saja. Tak terkecuali, Amirul Hajj Indonesia Lukman Hakim Saifuddin. Masuk antrian pukul 04.20 waktu setempat, Lukman baru dapat giliran masuk kamar mandi pukul 04.45.

“Itu menteri ya? Ikut antre juga,” kata Budi, jemaah asal Kalimantan Selatan yang tergabung dalam kloter 19 Embarkasi Banjarmasin (BDJ 19), saat melihat Lukman sedang antre di kamar mandi Mina, Selasa (13/8) pagi.

Baca Juga : Hotel Tempat Karantina Corona di China Roboh, 70 Orang Terjebak

Sebenarnya, ada 28 kamar mandi khusus pria di tenda dekat misi haji Indonesia. Namun, banyaknya jumlah jemaah yang tinggal di Maktab tersebut, menyebabkan antrean panjang menjadi pemandangan yang biasa terlihat. Terutama, jelang waktu shalat. Jelang subuh menjadi waktu dengan antrean terpanjang.

Selain Budi, ada juga Mulyono yang kebetulan berada di depan barisan Menteri Agama. Sadar ada Lukman mengantre di belakangnya, Mulyono berusaha mempersilakan orang nomor satu di Kementerian Agama itu untuk maju terlebih dahulu. 

Baca Juga : Lewat Festival, Jateng Optimis Pacu Ekspor Buah Lokal

"Saya tidak enak. Lalu saya persilahkan. Tapi, beliaunya tidak mau. Mintanya sesuai antrean saja,” tutur Mulyono asal Majalengka, yang tergabung dalam kloter 75 Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 75). [HES]