RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, mengapresiasi penyelenggara Pemilu dan semua pihak yang terkait atas kesuksesan penyelenggaran Pemilu Serentak 2019.

Hal itu diungkapkannya dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 dan Persiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (23/9).

Baca Juga : Peran Kontraktor Swasta dan BUMN Di Masa Covid-19

“Atas nama Pemerintah menyampaikan penghormatan apresiasi kepada jajaran KPU mulai KPU pusat sampai daerah, sampai TPS yang telah mampu melakukan konsolidasi demokrasi selama 5 (lima) tahun yang dimulai dari Pilkada serentak 3 (tiga) periode ditambah Pileg dan Pilpres. Teman-teman KPU Pusat dan daerah mampu melaksanakan ini dengan baik dan secara profesional,” kata Tjahjo.

Kesuksessan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019 itu juga turut didukung dengan stabilitas keamanan dan netralitas Bawaslu, DKPP, dan Kejagung dalam menyidangkan secara netral dan obyektif. Sehingga, partisipasi masyarakat menjadi 80 persen lebih.

Baca Juga : Dubes Hajriyanto: Seluruh WNI Selamat, Yang Sedang Dikarantina di RS Pun Aman

“Suksesnya Pemilu juga didukung jaminan stabilitas keamanan dari sinergi Polri, TNI, dan BIN, hingga ke tingkat Polsek sampai Babinsa dibantu oleh semua partai-partai politik mengkonsolidasikan diri sehingga sukses mulai Pilkada serentak sampai Pemilu serentak ini. Antara Bawaslu dengan Kejagung sampai Kajarinya termasuk DKPP yang menerapkan disiplin melakukan langkah-langkah persidangan yang objektif bila ada hal-hal yang dilanggar oleh penyelenggara Pemilu. Hasilnya jelas bahwa partisipasi sudah mencapai 80 persen lebih berkat prestasi teman-teman sekalian,” ungkapnya.

Dalam tahapannya, kini Pemilu Serentak 2019 dalam memasuki tahap pelantikan anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Meski kendala yang dihadapi kemudian adalah adanya Parpol yang menarik calon anggota DPR nya karena alasan satu dan lain hal.

Baca Juga : RUU Perlindungan Data Pribadi Perkuat Posisi Industri Telekomunikasi Nasional

“Tahap konsolidasi sekarang sudah mulai pada tahap pelantikan anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, mohon maaf masih ada kesulitan di beberapa daerah yang mendadak Parpolnya menarik calon anggota DPR. Ini kami sudah koordinasi dengan KPU sepanjang ada surat dari partai, ada kepengurusan dari KPU, saya bisa menunda dulu SK pelantikan termasuk juga SK pemilihan pimpinan DPRD,” ujarnya.

Meski demikian, pelaksanaan Pemilu Serentak  2019 yang sukses tersebut, tetap menjadi perhatian dan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan pesta demokrasi berikutnya. Misalnya, Mendagri memberikan perhatian khusus pada durasi atau lamanya pelaksanaan kampanye yang menurutnya harus diperingkas lagi untuk efektivitas. Perbaikan-perbaikan dan evaluasi tersebut kemudian  akan disempurnakan untuk  pelaksanaan Pilkada 2020 yang akan diikuti 270 daerah. [DIR]