RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri BUMN Rini Soemarno mendorong upaya PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dalam melakukan reaktivasi jalur kereta api lama di Jawa Barat.

Hal ini dikatakan Menteri Rini, usai meresmikan Monumen Lokomotif BB 300 dalam rangkaian perayaan HUT PT Kereta Api Indonesia ke-74 di Pusdiklat Ir H Djuanda, Bandung, Jawa Barat, Minggu (29/9).

Berita Terkait : Sri Mulyani Ngaku Sudah Keluarkan Semua Jurusnya

"Jalur kereta api yang aktif akan menumbuhkan perekonomian masyarakat di sekitarnya," ujar Menteri Rini.

Saat ini, KAI sedang fokus melakukan reaktivasi jalur KA non aktif, Cibatu-Garut sejauh 19 km. Tujuannya, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Garut, yang ingin menggunakan kereta api langsung, menuju Bandung atau Jakarta.

Baca Juga : Duh, Jakarta Sibuk Nambah RS Rujukan Dan Pemakaman

"Progres sampai dengan saat ini, KAI sudah melakukan uji coba sejauh 9 km dengan Kereta Perawatan Prasarana sampai dengan Stasiun Wanaraja. Targetnya, jalur sampai ke Garut dapat dioperasikan pada awal tahun 2020," ungkap Direktur Utama KAI, Edi Sukmoro.

Sebagai ungkapan rasa syukur di perayaan hari jadinya, CSR dan Yayasan Pusaka milik KAI, memberikan beasiswa sebesar Rp 1 juta per anak, kepada 74 siswa SD berprestasi tak mampu di sekitar wilayah Pusdiklat Ir H Djuanda.

Baca Juga : Bareskrim - Kejagung Jalan Sendiri-sendiri

Selain itu, Yayasan Pusaka memberikan bantuan pendidikan kepada ke 29 anak yatim dengan berbagai tingkat pendidikan dari berbagai wilayah operasi KAI. Total nilai bantuan yang diberikan Yayasan Pusaka berjumlah Rp 214 juta.

"Melalui pemberian bantuan ini, KAI ingin menunjukkan sumbangsihnya kepada masyarakat khususnya para pelajar. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk BUMN Hadir Untuk Negeri yang dirangkaikan dalam rangka HUT ke-74 Kereta Api Indonesia," tutup Edi. [SRI]