Bantu Warga Wamena Mengungsi, Kemenhub Siapkan Jalur Laut

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: Kemenhub)
Klik untuk perbesar
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: Kemenhub)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Selain jalur udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan jalur laut untuk membantu warga pendatang di Wamena, Papua, mengungsi.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan, Bandara Wamena tetap beroperasi walaupun hanya pesawat-pesawat tertentu saja yang bisa terbang dan mendarat. “Memang pesawatnya terbatas. Hanya pesawat-pesawat militer. Tapi, sejauh ini berlangsung dengan baik," katanya kepada Rakyat Merdeka disela-sela acara 12th Cooperation Forum di Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/9).

Berita Terkait : BKS Godok Aturan Skuter dan Sepeda Listrik

Saat ini, kata Menhub, disiapkan juga jalur laut untuk mengakut penumpang yang ingin keluar dari Wamena. Beberapa kapal seperti kapal Pelni dan kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP).

“Kita siapkan lewat laut karena pesawat yang terbatas di Wamena. Sudah disiapkan terutama di Pelabuhan Jayapura," jelasnya.

Berita Terkait : Antisipasi Kerugian Akibat Wabah Corona, Menhub Bakal Beri Kelonggaran ke Industri Transportasi

Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, R. Agus. H. Purnomo mengatakan, ada peningkatan jumlah penumpang yang ingin melakukan penyebrangan. Untuk itu, Kemenhub telah menyiapkan beberapa kapal untuk membantu pengungsi keluar Wamena.

“Kami menyiapkan 2 kapal KPLP yakni Gandiwa dan Kalawai dengan kapasitas 150 penumpang,” ujarnya.

Berita Terkait : China Jemput Warganya, Kemenhub Terapin Aturan Ketat

Sementara untuk rute pelayaran, disiapkan ke Manokwari bahkan hingga pelayaran ke Makassar. [KPJ]