Kunjungi Korban Gempa Ambon, Menteri Agus Kasih Logistik dan Santunan

Klik untuk perbesar
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengunjungi korban gempa bumi di lokasi pengungsian Lapangan Hatukau, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, kemarin. (Foto: Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita, kemarin, mengunjungi korban gempa bumi di lokasi pengungsian Lapangan Hatukau, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku.

Dalam kunjungan ini, Agus menyerahkan bantuan logistik dan santunan kepada ahli waris korban meninggal.

“Total bantuan tanggap darurat logistik dan santunan ahli waris korban meninggal untuk Maluku pada tahap pertama sebesar Rp 1,3 miliar,” ungkap Agus.

Agus datang didampingi pimpinan daerah setempat, Dirjen Linjamsos Harry Hikmat, Staf Ahli Menteri Sonny W Manalu dan Staf Khusus Menteri Febri Hendri.

Berita Terkait : Audisi Calon Bos BUMN Menarik Jadi Tontonan

Bantuan logistik yang diberikan berupa 1.600 paket makanan siap saji, 3 unit tenda serbaguna keluarga, 200 lembar tenda gulung, 200 unit velbed, 200 kasur, 350 lembar selimut, 350 paket sandang, 200 paket kids ware, 100 paket food ware, 200 paket perlengkapan dapur keluarga.

Total bantuan logistik tahap awal sebesar Rp 800.916.000. Untuk santunan, diberikan kepada ahli waris 30 korban yang meninggal dunia. Nilainya Rp 15 juta per korban.

Pada kesempatan ini, Agus menyampaikan ucapan duka cita dari Bapak Presiden Jokowi kepada warga yang anggota keluarganya menjadi korban meninggal dalam peristiwa gempa bumi ini. Agus memberikan dukungan moral kepada para korban.

“Masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan bersinergi membantu warga,” ungkapnya.

Baca Juga : Renang Estafet 4x100 M Gaya Ganti Putra Raih Perak SEA Games

Setelah menyerahkan bantuan, Agus mengunjungi korban luka yang dirawat di RSUD Dr. M. Haulus.

“Saya datang atas perintah Bapak Presiden untuk melihat secara langsung upaya penanganan yang dilakukan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, kota dan kabupaten dalam pemenuhan kebutuhan dasar penyintas,” katanya.

Seperti diketahui, gempa bermagnitudo 6,8 menggun cang Maluku, Kamis (26/9). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat parameternya terjadi pada 40 kilometer (km) arah timur laut Kota Ambon dengan kedalaman 10 km.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Senin (30/9) pukul 12.00 WIB jumlah korban jiwa sebanyak 34 orang. Sebanyak 6 jiwa mengalami luka berat, 150 jiwa mengalami luka ringan, dan 136.780 jiwa mengungsi.

Baca Juga : 100 Ribu Orang Meninggal Per Tahun Akibat TBC, Jokowi Siapkan Payung Hukum

Gempa juga menyebabkan 698 rumah rusak, 2 jembatan rusak, 16 rumah ibadah dan satu ruas jalan mengalami kerusakan. [QAR]