RMco.id  Rakyat Merdeka - Tertarik ingin menyumbang pemikiran mengenai desain kawasan Ibu Kota Negara (IKN), yang mengusung konsep smart metropolis?

Jika ya, cobalah ikut Sayembara Gagasan Desain Kawasan Ibu Kota Negara (IKN), yang akan membuka pendaftaran pada 3 Oktober 2019.

Sayembara berhadiah total Rp 5 miliar ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk memperoleh berbagai ide atau gagasan desain kawasan IKN.

Baca Juga : Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Kinerja Polri Tinggi

Kompetisi ini terbuka bagi seluruh masyarakat. Khususnya, yang memiliki minat/kepedulian dan/atau keahlian di bidang arsitektur, perencanaan, dan perancangan kota di Indonesia.

"Kami tidak menyewa konsultan dalam merancang IKN. Kami mempersilakan masyarakat untuk berpartisipasi menyumbang pemikiran, terkait rancangan desain ibu kota baru," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, di sela acara "Dialog Nasional Rancang Bangun dan Kesiapan Kalimantan Timur Sebagai Ibu Kota Baru" di Hotel Novotel, Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (2/10).

"Dengan visi ibu kota sebagai katalis peningkatan peradaban manusia Indonesia, IKN diharapkan mampu menjadi representasi kemajuan bangsa yang unggul," imbuhnya.

Baca Juga : Kepercayaan Publik Tinggi, Kejaksaan Agung Kini Jadi Harapan Rakyat

Ada tiga kriteria desain yang dinilai dapat menjabarkan visi IKN. Pertama, menjamin keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi. Kedua, mencerminkan identitas bangsa. Ketiga, mewujudkan kota yang cerdas, modern, dan berstandar internasional.

Informasi tentang persyaratan administrasi dan jadwal sayembara, dapat diakses melalui sayembaraikn.pu.go.id.

Sejumlah nama penting seperti Ketua Satgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Imam Santoso Ernawi, Rektor Universitas Mulawarman Masjaya, Arsitek dan Praktisi Urban Desain yang juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, pemahat Nyoman Nuarta, dan arsitek diaspora Daliana Suryawinata masuk dalam daftar Dewan Juri lomba tersebut. [HES]