Sinergi BUMN Sambungkan Listrik Gratis ke 16.503 Rumah di NTT

Menteri BUMN Rini M Soemarno saat mengunjungi masyarakat penerima bantuan penyambungan listrik gratis sinergi BUMN. Sekaligus meresmikan lima Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal di NTT, Minggu (6/10). (Foto: Humas BUMN)
Klik untuk perbesar
Menteri BUMN Rini M Soemarno saat mengunjungi masyarakat penerima bantuan penyambungan listrik gratis sinergi BUMN. Sekaligus meresmikan lima Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal di NTT, Minggu (6/10). (Foto: Humas BUMN)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno mendorong BUMN bersinergi, untuk mendorong rasio elektrifikasi dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini diungkapkan Menteri Rini, saat mengunjungi masyarakat penerima bantuan penyambungan listrik gratis sinergi BUMN. Sekaligus meresmikan lima Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal di NTT, Minggu (6/10).

Menteri Rini mengungkapkan, pemberian bantuan penyambungan listrik gratis hasil sinergi BUMN merupakan wujud dari komitmen BUMN, sebagai agen pembangunan. Yang tidak hanya menciptakan keuntungan, tetapi juga terlibat dalam program-program yang secara nyata mendorong perbaikan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi ini, 12.503 rumah tangga tidak mampu diberikan bantuan penyambungan gratis oleh PLN, dan 4.000 rumah tangga dibantu 18 BUMN. Masyarakat yang mendapatkan bantuan merupakan masyarakat atau rumah tangga tidak mampu, berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).  

“Saya menyambut baik sinergi BUMN yang telah memberikan bantuan penyambungan listrik gratis bagi masyarakat NTT. Terima kasih kepada PLN dan BUMN-BUMN yang telah bersinergi melistriki 16.503 masyarakat, yang tersebar di 22 kabupaten di wilayah NTT. Semoga rasio elektrifikasi di NTT terus mengalami perbaikan, sejalan dengan target pemerintah untuk mendorong elektrifikasi di NTT, dan tentunya mampu mendorong perbaikan ekonomi masyarakat,” ungkap Menteri Rini.

Berita Terkait : Hadapi Natal dan Tahun Baru, Menhub Petakan Titik Krusial

Selain bertemu langsung masyarakat penerima bantuan, di tempat yang sama, Menteri Rini meresmikan 5 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang telah dibangun PLN untuk mendukung pasokan listrik di NTT. Terutama, bagi masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terluar. 

Dari PLTS tersebut, tiga di antaranya berlokasi di Kabupaten Manggarai Barat yakni Desa Pasir Putih (530Kwp), Desa Seraya Mareannu (190 Kwp), dan Desa Batu Tiga (120Kwp).

Adapula dua PLTS lainnya terdapat di Desa Nuca Molas, Kabupaten Manggarai (380kWp), dan Desa Usulanu , Kabupaten Rote Ndao (70kWp).

Secara simbolis, Menteri Rini meresmikan PLTS Desa Pasir Putih di Pulau Messa, yang merupakan PLTS terbesar PLTS-PLTS yang dibangun di NTT. 

Secara umum, terdapat 11 PLTS yang dibangun oleh PLN di NTT. Lima di antaranya telah beroperasi, dan siap mengalirkan listrik bagi masyarakat di pulau-pulau terluar.

Berita Terkait : Pilih Calon Direksi, Kementerian BUMN Gandeng PPATK

“Saya bangga, PLN membangun 11 PLTS di NTT, dan lima sudah beroperasi dan listriknya sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Saya terus mendorong dan memastikan yang tersisa. Supaya enam PLTS bisa selesai dibangun, dan bisa membantu masyarakat. Terima kasih juga kepada Pemda NTT dan semua pihak yang sudah mendukung pembangunan PLTS. Pesan saya ini terus dijaga “ imbuh Menteri Rini.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, PLN akan terus berupaya untuk meningkatkan rasio elektrifikasi (RE). Terutama, di daerah-daerah yang sulit dijangkau, untuk mendorong perbaikan ekonomi di wilayah tersebut.

"PLN akan terus membangun dan menghadirkan infrastruktur kelistrikan di pelosok-pelosok negeri, untuk membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dengan adanya listrik,  kami yakin ekonomi akan menggeliat. Anak-anak bisa belajar, dan bisa menarik investor," tutur Sripeni.

Tak hanya meningkatkan rasio elektrifikasi, PLN juga tengah berupaya menggenjot pemanfaatan energi baru terbarukan, peresmian lima PLTS ini  adalah bentuk kesungguhan PLN untuk peningkatan EBT.

Hingga September 2019, PT PLN (Persero) mencatat, rasio elektrifikasi NTT ada di angka 74,4 persen. Angka ini naik dari sebelumnya 62,88 persen, pada 2018.

Berita Terkait : Final, Rudiantara Jadi Dirut PLN

Selain memberikan bantuan penyambungan listrik gratis, BUMN-BUMN juga bersinergi memberikan bantuan perbaikan infrastruktur bagi masyarakat di NTT. Khususnya di Kabupaten Manggarai Barat dan sekitarnya.

Bantuan-bantuan tersebut adalah perbaikan dan renovasi Dermaga Pulau Messa, bantuan renovasi sekolah Pulau Rinca dan pembangunan MCK dan sarana air bersih, perbaikan sarana ibadah, dan pelatihan bagi UMKM setempat. [HES]