Selamatkan Pegawai dan Aset BUMN, Menteri Rini Beri Kado Manis untuk Anak Papua

Menteri BUMN Rini M Soemarno (kedua kanan) foto bareng Nehemia Wamu (ketiga kanan) dan Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani (kedua kiri) dalam kunjungan ke kantor sementara PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan di Wamena, Papua. (Foto: Humas BUMN)
Klik untuk perbesar
Menteri BUMN Rini M Soemarno (kedua kanan) foto bareng Nehemia Wamu (ketiga kanan) dan Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani (kedua kiri) dalam kunjungan ke kantor sementara PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan di Wamena, Papua. (Foto: Humas BUMN)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M Soemarno melakukan kunjungan ke kantor sementara PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan di Wamena, Papua, Selasa (8/10).

Akibat amukan massa yang membakar Kantor PLN pada 23 September lalu, saat ini seluruh pegawai BUMN setrum Wamena bertempat di Jl. Yos Sudarso Nomor 33 untuk sementara waktu. Agar pelanggan dapat tetap terlayani.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Rini mengucapkan terima kasih kepada Nehemia Wamu yang merupakan sosok penyelamat beberapa pegawai dan gudang PLN, yang hampir dibakar massa.

Baca Juga : KBRI Wellington Kumpulkan Ketua Ormas di Selandia Baru

Saat kerusuhan terjadi, Nehemia sedang melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di PLN UP3 Wamena.

Menteri Rini meminta Nehemia untuk menceritakan sedikit pengalamannya, saat menyelamatkan pegawai dan gudang PLN pada saat aksi massa. Menteri Rini sangat mengapresiasi keberanian pemuda tersebut. 

“Saat kejadian, saya melihat bahwa gudang PLN yang berisi beberapa orang pegawai jadi sasaran. Sehingga, secara spontan saya mencoba menghalau massa dan memberikan pengertian agar tidak melakukan hal anarkis,” kata Nehemia.  

Baca Juga : Kerek Daya Saing Industri, Menperin Ngarep Harga Gas Turun

Mahasiswa yang berasal dari Kampung Minimo, Distrik Maima, Kabupaten Jayawijaya ini pun mendapat penghargaan dari Menteri Rini.

Nehemia aempat mengenyam pendidikan di STT PLN Jurusan Elektro. Namun, terhenti karena faktor biaya. Saat ini, ia melanjutkan di salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jakarta.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada ananda, yang telah menyelamatkan gudang dan pegawai PLN. Saya meminta Dirut PLN, agar memberikan beasiswa ananda untuk meneruskan di STT PLN. Setelah kuliah nanti, agar diangkat langsung menjadi pegawai PLN,” tutur Menteri Rini. [HES]