RMco.id  Rakyat Merdeka - Menjelang akhir masa tugasnya sebagai Presiden RI Periode 2014-2019, dan pelantikan kembali menjadi Presiden RI periode 2019-2024, Presiden Jokowi menunjukkan berbagai hasil pembangunan infrastruktur selama lima tahun pertama kepemimpinannya.

"Lima tahun pemerintahan periode ini berjalan adalah lima tahun dengan derap pembangunan infrastruktur di semua bidang: jalan, jalan tol, jembatan, pelabuhan, bendungan, bandar udara, sampai pos-pos lintas batas negara," tulis Jokowi dalam postingan Fan Page Facebook-nya, Jumat (18/10).

Berita Terkait : Sri Mulyani dan Menkeu AS Teken Kerja Sama Pembiayaan Infrastruktur

Dijelaskan, segenap infrastruktur itu tersebar di seluruh daerah di Indonesia. Bersambung ke kawasan-kawasan produksi rakyat, industri kecil, Kawasan Ekonomi Khusus dan pariwisata. Juga terhubung ke kawasan persawahan, perkebunan, dan tambak-tambak perikanan.

"Dengan itulah, kita percaya diri untuk melangkah ke depan menyambut lima tahun berikutnya, dengan tetap melanjutkan pembangunan yang telah berjalan, seraya membangun sumber daya manusia sebagai fokus," tandas mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Baca Juga : Hanya Orang Gila Yang Tak Percaya Corona Ada

Pesan tersebut juga dilengkapi dengan video yang menyampaikan angka-angka riil keberhasilan pembangunan infrastruktur. Seperti 980 km jalan tol, 3.793 km jalan nasional,  2.778 km jalan perbatasan, 330 unit jembatan gantung, 7 PLBN, 18 trayek tol laut, 15 bandara baru, MRT dan LRT, 79 infrastruktur olahraga, dan 65 bendungan.

"Kita ingin merasakan hadirnya negara, merasakan buah pembangunan dan merasa bangga menjadi warga NKRI,” kata Jokowi dalam video berdurasi 1 menit, yang memuat tagline bertuliskan “Indonesia Maju” .

Baca Juga : RUU Cipta Kerja Semoga Tidak Ciptakan Petaka

“Hanya dengan jaringan listrik yang menjangkau seluruh Nusantara, pelabuhan dan bandara yang menghubungkan pulau-pulau, bendungan dan irigasi yang mengairi sawah-sawah, jalan dan jembatan sebagai jalur angkutan dan logistik, Indonesia bisa menjadi bangsa yang maju. Tidak ada jalan lain,” tutup Jokowi. [HES]