Foto Bareng Kabinet Kerja I

Jonan: Amigos Para Siempre

Menteri ESDM Ignasius Jonan (kanan depan) berswafoto  bersama para koleganya di Kabinet Kerja I dan Wapres Jusuf Kalla, di Istana Merdeka, Jumat (18/10). Tampak juga Menaker Hanif Dhakiri, Menlu Retno Marsudi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Mensos Agus Gumiwang, Menperin Airlangga Hartarto, Menag Lukman Hakim Saifuddin, Mendag Enggartiasto Lukita, dan mantan Menko PMK yang sekarang menjabat Ketua DPR, Puan Maharani. (Foto: Istimewa)
Klik untuk perbesar
Menteri ESDM Ignasius Jonan (kanan depan) berswafoto bersama para koleganya di Kabinet Kerja I dan Wapres Jusuf Kalla, di Istana Merdeka, Jumat (18/10). Tampak juga Menaker Hanif Dhakiri, Menlu Retno Marsudi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Mensos Agus Gumiwang, Menperin Airlangga Hartarto, Menag Lukman Hakim Saifuddin, Mendag Enggartiasto Lukita, dan mantan Menko PMK yang sekarang menjabat Ketua DPR, Puan Maharani. (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Menteri ESDM, Ignasius Jonan, menyampaikan pesan untuk para koleganya di Kabinet Kerja jili I, yang hari ini (Jumat, 18/10), jadi ujung masa bakti. Sebab, di 20 Oktober nanti, akan berganti kabinet. “Amigos Para Siempre,” tulis Jonan.

Amigos Para Siempre adalah judul lagu yang dibawakan José Carreras dan Sarah Brightman. Amigos Para Siempre diambil dari Bahasa Spanyol, yang berarti berteman baik selamanya.

Baca Juga : Harus Diobrak-abrik Dulu, Baru Cair Ya...

Di hari kerja terakhir ini, Jonan bersama menteri Kabinet Kerja I lainnya melakukan foto bersama dengan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, di undakan tangga Istana Merdeka, tadi siang. 

Amigos Para Siempre. Foto bersama di hari kerja terakhir Kabinet Kerja. Terima kasih atas kepercayaan dari Bangsa dan Negara serta Presiden dan Wakil Presiden kepada saya selama hampir 5 tahun, 2014-2019, baik di Kementrian Perhubungan maupun Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral,” tulis Jonan.

Baca Juga : Rossi dan Marquez Dituduh Juara Karena Curang

Tak lupa, Jonan juga mohon  maaf terhadap segala kekurangan selama dia kerja. Dia berharap, kekurangan itu akan diteruskan di kabinet berikutnya untuk perbaikan demi kesejahteraan bangsa dan negara yang lebih baik. 

“Terima kasih juga kepada seluruh rekan saya baik di Perhubungan maupun ESDM. Mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan saya sebagai pemimpin karena saya adalah manusia biasa. Tiada gading yang tak retak. Adios,” tutup Jonan. [USU]