RMco.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus berupaya meningkatkan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) transportasi di sektor darat, laut, udara dan KA.

Pemerintah optimis mampu memasok SDM yang berkompeten, untuk meningkatkan pelayanan transportasi.Sekaligus memenuhi tantangan industri transportasi, selama lima tahun mendatang.

Mengawali periode kedua masa pemerintahannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan fokus mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan terampil.

Dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR 2019, 16 Juli lalu, Presiden Jokowi menegaskan bangsa ini membutuhkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk bisa melompat dan mendahului bangsa lain.

Berita Terkait : Kemenhub Libatkan Kampus Kaji Kebijakan Transportasi di Masa Pandemi

“Kita butuh SDM unggul yang berhati Indonesia, berideologi Pancasila. Kita butuh SDM unggul yang toleran yang berakhlak mulia. Kita butuh SDM unggul yang terus belajar bekerja keras, berdedikasi, “ujarnya.

Bagi Kemenhub, arahan Presiden Jokowi menjadi momentum yang tepat mewujudkan SDM transportasi yang andal dan berdaya saing. Untuk itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan akan memaksimalkan serapan lulusan lembaga pendidikan perhubungan, yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia melalui peningkatan program vokasi.

“Sebagaimana disampaikan Presiden, Indonesia tengah berupaya meningkatkan kualitas SDM. Oleh karena itu, Kemenhub konsisten mengembangkan dan meningkatkan semua potensi SDM. Baik dari segi kualitas, maupun kuantitas,” ujar menteri yang akrab disapa BKS, usai memimpin Upacara Pelantikan Perwira Transportasi Terpadu di lapa-ngan Silang Monas Jakarta, Rabu (18/9).

Tahun depan, sesuai Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2020, Kemenhub akan fokus pada peningkatan konektivitas melalui pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi, serta pengembangan SDM sektor transportasi.

Berita Terkait : Sri Mul Berani Pasang Badan

“Untuk mendorong peningkatan sumber daya manusia di sektor transportasi, akan diberikan pendidikan dan pelatihan baik di sektor darat, laut, dan udara.

Rencananya, Kemenhub akan memberikan pendidikan kepada 380 ribu orang dengan biaya sekitar Rp 2,1 triliun,” ungkap BKS.

Sementara itu, Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, siap mendukung penuh Kemenhub dalam mengembangkan SDM.

“Sebagai Ketua Komisi V yang merupakan mitra kerja Kemenhub, kami terus memberikan dukungan dalam bentuk yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab kita. Yaitu dukungan yang berkaitan dengan anggaran, legislasi, dan pengawasan,” ujar Fary.

Berita Terkait : BKS Kangen Main Tenis Meja

Terkait hal ini, Kepala Ba-dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan Umiyatun Hayati Triastuti mengatakan, Kemenhub telah mengambil beberapa kebijakan strategis dalam menindaklanjuti komitmen Presiden Jokowi untuk mewujudkan SDM unggul.
 Selanjutnya