Gelar Apel Perpisahan, Ryamizad Ucapkan Selamat Kepada Prabowo

Klik untuk perbesar
Ryamizar Racudu saat gelar apel perpisahan dengan karyawan Kemhan, Rabu 24/10).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Suasana haru mewarnai apel terakhir Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang di lapangan Kemenhan, Jakarta, Rabu (23/10). 

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu terlihat sedih karena harus segera berpisah dengan seluruh karyawan Kementerian Pertahanan, lantaran posisinya akan diganti teman satu angkatannya di Akademi Militer, Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Prabowo Subianto.

Kesedihan itu nampak saat ia menyeka air mata dengan sapu tangan warna putih sebelum berbicara kepada media, usai kegiatan apel. 

"Saya tak mau terlihat mengeluarkan air mata," ujarnya lirih.

Berita Terkait : Menanti Gebrakan

Ia percaya, keputusan Presiden Jokowi menggantikan posisinya dengan Prabowo adalah keputusan yang terbaik bagi bangsa ini. 

Ia juga meyakini Ketua Umum Partai Gerindra itu adalah sosok yang mengetahui dengan pasti apa yang sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya.

"Pertama-tama saya ingin mengucapkan selamat kepada Prabowo kawan saya. Sekarang dia yang akan menggantikan saya. Alhamdulillah," kata Ryamizard.

Ia pun berpesan agar Prabowo bisa menyesuaikan tempat di mana berada.

Berita Terkait : Moeldoko: Bakal Ada Tambahan 6 Pos Wamen Lagi

"Saya di mana-mana menyesuaikan, di sini menyesuaikan dengan Kemhan, bukan Kemhan harus sesuaikan kita. Tapi saya yakin dia (Prabowo) lebih tahu soal itu," katanya.

Ketika ditanya soal pekerjaan apa yang mesti diselesaikan Prabowo, Ryamizard mengatakan, bahwa semua sudah selesai. 

Dia hanya menegaskan, bahwa seorang menteri dalam membantu presiden tak boleh melihat besar kecilnya anggaran. Melainkan harus mengedepankan kepentingan rakyat.

"Dari dulu saya gak memikirkan anggaran besar kecil sama saja, karena itu duit rakyat. Jangan sampai besar terus kita ngiler. Kecil gak ada gak apa-apa, tentara rakyat kok, rakyat dulu didahulukan, baru tentara. Kalau tentara didahulukan dia bukan tentara rakyat," ucapnya.

Berita Terkait : Rapat Terbatas Perdana, Jokowi Ingatkan Situasi Ekonomi Global Makin Sulit

"Besok saya menyerahkan tugas tanggung jawab saya pada pemimpin baru. Mudah-mudahan Kemhan ini bertambah jaya," kata mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini menambahkan.

Serah terima jabatan Menhan sendiri akan dilaksanakan pada Kamis (24/10) pagi.(DNU)