Candaan Jonan Dalam Sertijab: Pak Arcandra Nggak Pernah Traktir Makan

Ignasius Jonan, sesekali menyampaikan guyonan yang membikin cair suasana Sertijab di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (23/10). Jabatan Menteri ESDM kini disandang Arifin Tasrif, mantan Duta Besar RI untuk Jepang. (Foto: Humas ESDM)
Klik untuk perbesar
Ignasius Jonan, sesekali menyampaikan guyonan yang membikin cair suasana Sertijab di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (23/10). Jabatan Menteri ESDM kini disandang Arifin Tasrif, mantan Duta Besar RI untuk Jepang. (Foto: Humas ESDM)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Dalam prosesi serah terima jabatan (Sertijab) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mengenang kebersamaannya dengan mantan wakilnya, Arcandra Tahar.

Dia mengaku sama sekali tak mengenal Arcandra ketika "dipasangkan" dengan dirinya. Saat itu, Jonan merasa seperti sedang dijodohkan. “Menikah dijodohkan itu bahaya. Kalau cocok, cocok sekali. Kalau nggak, nggak sekali," tutur Jonan di Ruang Sarulla, Gedung Chairul Saleh, Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (23/10).

Lalu bagaimana hasil "perjodohan" itu? Jonan bilang, cocok! "Saya nggak tahu hatinya (Arcandra), tapi menurut saya cocok," seloroh Jonan yang disambut riuh tawa para tamu undangan. Termasuk, Arcandra sendiri.

Baca Juga : Di Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Walkot Tangerang Paparkan Capaian dan Evaluasi Kerja

Bukti kecocokan, menurut mantan Menteri Perhubungan itu, hampir tidak ada surat atau keputusan Jonan yang tidak disetujui oleh Arcandra. Jonan bilang, ia dan Arcandra tak pernah bertentangan. “Ratusan surat ditandatangani, ratusan keputusan dikeluarkan, kami berdua tidak pernah bertentangan ," tutur Jonan.

Kali ini, pernyataan itu disambut tepuk tangan. Kepada penggantinya, Arifin Tasrif, Jonan mengatakan kalau Arcandra selalu membawa bekal makanan dari rumah.

Jonan juga bilang, selama tiga tahun, keduanya nyaris tak pernah makan bareng. “Kami nggak pernah makan bareng. Atau mungkin hanya sesekali saja makan siang bersama. Misalnya, hari ini, adalah yang kedua kali,” katanya.

Baca Juga : Indonesia Genjot Kunjungan Wisman dari Prancis

Jonan tiba-tiba berseloroh. "Bu Arcandra Tahar, maaf ya ini bercanda saja. Beliau nggak pernah traktir saya. Saya sudah coba sindir, bapak itu penghasilannya dari berbagai sumber, Wakil Komisaris Utama Pertamina, tapi tetap saja tidak pernah traktir saya. Ini sekalian saya curhat," selorohnya.

Tawa kembali menggema di Ruang Sarulla. Jonan pun menyebut, dirinya tak mau "menye-menye" dalam acara pisah sambut itu. ‎"Kalau pisah itu harus gembira. Kan tadi Pak Arcandra sudah serius, saya gembira saja," tutur Jonan.

Jonan kembali bercanda saat ditanya wartawan, bakal ke mana selepas jadi menteri. "Ora ngerti (tidak tahu, Red)," jawabnya.

Baca Juga : Sofyan Djalil: Omnibus Law Jalan Keluar Penciptaan Lapangan Kerja

Tak puas, wartawan kembali bertanya kepada Jonan. Kali ini, jawabannya lebih lucu. "Pulang ke rumah," seloroh Jonan.

Sementara Arcandra, mengaku ingin istirahat dulu. "Istirahat dulu, menikmati dulu," ujarnya. [OKT]