Ketemu Di Istana

Jokowi Senyum, Agnes Senang

Klik untuk perbesar
Presiden Jokowi bertemu dengan penyanyi Agnez Mo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/1). Agnez nge-vlog pertemuannya dengan Jokowi, kemudian di-share di media sosial. (Foto: Biro Pers)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pertemuan Presiden Jokowi dengan penyanyi  Agnes Monica, yang sekarang ejaannya berganti jadi Agnez Mo, mencuri perhatian. Maklum, jarang-jarang Jokowi mengundang satu artis wanita, cantik pula, untuk bertamu ke Istana. Biasanya, Jokowi mengundang artis rame-rame.

Dalam pertemuan ini, Jokowi terus mengembangkan senyum. Sementara Agnez, senang akhirnya bisa bertemu Kepala Negara. Agnez tiba di Istana pukul 11.00 WIB. Dandanannya necis. Sedikit mencolok. Berbeda dengan tamu Istana yang biasanya tampil formil dengan blazer, batik, atau seragam. Agnez mengenakan kaos putih yang dipadu rok hitam. Sebuah kalung bertuliskan Versace, teruntai di lehernya. Rambut pendeknya disisir necis. Manis. Kurang lebih 30 menit, Agnez ngobrol dengan Jokowi.

Agnez keluar kompleks Istana sekitar pukul 11.40 siang. Dia keluar dari pintu gerbang yang ada di Jalan Veteran. Padahal, pintu ini biasanya digunakan para menteri untuk keluar masuk Istana. Tamu biasa, masuk dan keluar Istana melalui pintu gerbang yang ada di Kementerian Sekretariat Negara. Senyum Agnez terus mengembang.

Sebelum berbincang dengan awak media, Agnez diminta berlenggak-lenggok dulu di selasar Istana. Agnez mengaku senang akhirnya bisa bertemu Presiden. Sebenarnya, ia sudah lama ingin bertemu. Namun, baru ada kesempatan sekarang. Apalagi pas ketemu, obrolannya lancar, santai dan seru. Apa yang dibahas?

"Ngobrol santai aja. Soal generasi muda, tentang menyuarakan mimpi. Dari dulu, memang sudah ingin ngobrol sama Bapak Presiden. Pengin tahu menurut Bapak, menyuarakan mimpi itu buat anak-anak muda boleh nggak? Apakah itu sebuah arogansi, atau justru diperlukan?" kata Agnez.

Dalam kesempatan itu, Agnez mengaku tidak membahas soal politik. Kata dia, Jokowi justru bertanya apa yang mendorongnya hingga ingin berkiprah di dunia internasional. "Saya cerita. Saya percaya, bangsa yang besar itu bangsa yang belajar. Jadi, kalau saya ingin jadi orang besar, saya harus mau belajar," tuturnya.

Agnez memang dikenal sebagai artis yang sukses go internasional. Lagu singlenya,  "Overdose" sudah wara-wiri di tangga lagu Amerika Serikat.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, Jokowi memiliki gagasan besar untuk manajemen talenta nasional. Menurutnya, nanti akan ada database untuk mengakomodir anak-anak bangsa yang memiliki talenta tinggi. Baik dalam bidang olahraga, ilmu pengetahuan, teknologi, dan tentu seni budaya.

Pertemuan ini mencuri perhatian warganet. Seperti diketahui, Agnez adalah artis yang populer. Prestasinya setumpuk. Follower-nya pun berjibun. Di Instagram dan Twitter, pengikutnya berjumlah sekitar 17 juta pengguna.

Di Twitter, Agnez salah satu artis yang punya follower terbanyak. Bandingkan dengan akun Presiden Jokowi, yang hanya punya 12 juta follower. Pemilik akun Susetyo Haris menilai Jokowi lihai bikin strategi. Menurut dia, dalam pertemuan ini Jokowi menang banyak. Karena itu, tak perlu capek-capek kampanye. Cukup dengan mengundang Agnes, semua follower Agnez bisa melihat kelebihan Jokowi. "Follower Agnes dan Anggun C Sasmi disatukan, pilih Jokowi semua. Kelar tuh pilpres," ujar @susetyo_haris.

Terkait hal ini, Pengamat Politik Prijanto Rabbani menilai, sepertinya kurang tepat menjadikan Agnez sebagai figur yang pro Jokowi. "Agnez sudah tidak seperti saat dia di puncak kariernya. Untuk saat ini, bila dibandingkan dengan Nissa Sabyan, jelas kalah. Baik dari sisi pamor maupun fans. Salah strategi," kicau Prijanto. [BCG]

RM Video