RMco.id  Rakyat Merdeka - Kepala BNPT Komjen Pol  Suhardi Alius didampingi Deputy Kerjasama Internasional Andhika, Direktur Kerjasama Bilateral Kris Erlangga, dan Direktur PHI Yuniar Lutfi melaksanakan kunjungan kerja ke Manila Filipina. Kunjungan ini dalam rangka penandatanganan Protocol Amending the Memorandum of Understanding between the National Counter Terrorism Agency of the Republic of Indonesia and the Anti Terrorism Council of the Republic of the Philippines on Combating International Terrorism. 

Penandatanganan dilaksanakan pada di Kalayaan Hall, Istana Kepresidenan Filipina Malacanang, Manila, Selasa (12/10). Dari pihak Filipina, penandatanganan dilakukan  Mr. Hermogenes C. Esperon Jr, National Security Advisor/Director General of National Security Council. Draft dari Protokol ini telah disetujui delegasi kedua negara pada pertemuan  the 3rd Joint Working Group on Combating International Terrorism, yang telah dilaksanakan, di Surabaya, Jawa Timur, 5 September lalu.

Berita Terkait : Pedagang Keberatan Jika Preman Dilibatkan

Dalam sambutannya sebelum penandatanganan Protokol, Suhardi Alius menyampaikan bahwa sangat tepat waktunya untuk menandatangani Protokol tersebut. Sebab, saat ini kedua negara sedang menghadapi perubahan taktik dan strategi dari musuh bersama, yaitu terorisme international. 

“Penandatanganan ini menunjukkan komitmen kuat kedua negara dalam menanggulangi terorisme. Di samping itu juga, menunjukkan hubungan erat antara kedua negara dalam upaya mencegah dan memerangi terorisme, sebagai tanggung jawab bersama,” ujar Suhardi dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (12/11).

Baca Juga : Mendes Pede Desa Bakal Jadi Role Model Pembangunan Internasional

Kedua pihak juga menyepakati untuk segera mengambil langkah nyata dalam mengimplementasikan Protokol ini. Kedua pihak berharap, Protokol ini akan membawa kedamaian, keamanan, dan kondusifitas bagi kedua negara. [USU]